PANARAGAN (translampung.id)– Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), mendorong penyediaan akses internet di seluruh Tiyuh (Desa).
Dalam upaya mewujudkan penyediaan akses internet tersebut, Dinas Kominfo melakukan rapat koordinasi bersama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para Camat, APDESI Kabupaten, APDESI Kecamatan, Perusahaan Icon Plus, dan perwakilan Pemerintah Tiyuh di Wisma Asri Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), pada Kamis (13/10/2022).
Dijelaskan Kepala Dinas Kominfo Tubaba, Eri Budi Santoso, kepada translampung.id. Bahwa rapat koordinasi penyediaan akses internet di Tiyuh ini dimaksudkan untuk memberi sosialisasi dan pemahaman kepada peserta khususnya Pemerintah Tiyuh tentang pentingnya akses internet di Tiyuh.
“Sudah banyak perusahaan-perusahaan jasa internet yang menawarkan terhadap Pemerintah Kabupaten Tubaba untuk memasang jaringan di Tiyuh. Sejauh ini, yang masih terus muncul dan berani masuk ke wilayah Tubaba adalah Icon Plus yang merupakan perusahaan penyedia akses internet dibawah naungan BUMN, sehingga hari ini kita dukung dan menyambut atas program mereka untuk percepatan penyediaan akses internet di Tiyuh, dengan menggunakan fiber optic yang merupakan salah satu fasilitas tercepat yang masih dapat digunakan untuk internet saat ini.” Jelasnya.
Dengan penyediaan akses internet di Tiyuh, juga menjadi bagian penting dalam mendukung program smart village dan menuju Tiyuh Digital di era 4.0. Dan ditargetkan pada tahun 2024 seluruh Tiyuh di Tubaba sudah memiliki akses internet yang bagus.
“Program penyediaan akses internet ini sebenarnya sudah kita jalankan, dan beberapa Tiyuh sudah melaksanakan. Namun, memang belum semua Tiyuh, sehingga dalam sosialisasi ini kita ingin membuka wawasan Pemerintah Tiyuh agar dapat mempercepat penyediaan internet dan menjalin kemitraan dengan penyedia jasa akses internet. Apalagi mengingat berbagai akses layanan Pemerintah maupun Administrasi sudah banyak secara online, sehingga lokasi blank spot ditargetkan dalam 2 – 3 tahun kedepan sudah tidak ada lagi di Tubaba.” Ujarnya.
Lanjut dia, dalam menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa akses internet misalnya dengan Icon Plus, kita mendorong agar Pemerintah Tiyuh juga dapat memanfaatkan program kemitraan Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) bersama perusahaan penyedia jasa internet tersebut yang dapat memberikan peluang kepada BUMT menjadi reseller untuk Bisnis.
“Dengan adanya penyediaan akses internet, kita mendorong agar Pemerintah Tiyuh dapat juga sekaligus memanfaatkan peluang bisnis yang menguntungkan melalui BUMT nya sehingga dapat menambah sumber pendapatan bagi Tiyuh.” Paparnya.
Sementara itu, dikatakan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba, Mukmin, bahwa sebagai bentuk dukungan dari Pemkab untuk percepatan program penyediaan akses internet di Tiyuh, Pemkab Tubaba membantu dengan menganggarkan atau menyiapkan dana dari APBD yang sifatnya untuk pemicu awal.
“Pemkab akan membantu Tiyuh dalam penyediaan akses internet, tetapi sifatnya bukan dibiayai terus menerus, melainkan akan kita bantu biaya pemasangan awalnya sampai dengan berlangganan serta ekosistem bisnis vendor dengan BUMT nya terbentuk, kemudian akan menjadi pembiayaan mandiri dari Tiyuh masing-masing.” Tuturnya.
Menanggapi program tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Sofiyan Nur, mengarahkan agar seluruh Tiyuh di Tubaba dapat bergerak dan mempercepat akan ketersediaan akses internet di wilayahnya masing-masing.
“Tentunya kita mendukung percepatan program penyediaan akses internet di Tiyuh, apalagi mengingat di era saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa akses internet telah menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat. Untuk itu, diharapkan Pemerintah Tiyuh dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia akses internet sekaligus memanfaatkan BUMT nya agar saling menguntungkan.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post