PANARAGAN (translampung.id)– Sejumlah kegiatan fisik dan non fisik dalam serbuan Teritorial TNI Tahun 2022 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, terlaksana dengan baik.
Kegiatan yang dilaksanakan di Tubaba tepatnya di Tiyuh (Desa) Margodadi Kecamatan Tumijajar yang terhitung sejak tanggal 6 Juni 2022, bertujuan untuk memantapkan kemananunggalan TNI dan rakyat dalam bentuk Dharma Bakti TNI.
Dan hari ini, Selasa tanggal 05 Juli 2022 pukul 11.00 Wib. Serbuan Teritorial TNI tersebut resmi ditutup dengan upacara penutupan oleh Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, bertempat di Lapangan Tiyuh Margodadi.
“Tanpa terasa, kegiatan Serbuan Teritorial TNI yang dilaksanakan selama kurun waktu 30 hari di wilayah Kabupaten Tulang Bawang dan Tulangbawang Barat telah selesai dilaksanakan.” Kata I Made Wahyu Santoso dalam amanatnya.
Lanjut dia, kegiatan ini merupakan optimalisasi dari kegiatan teritorial yang telah dilakukan oleh satuan komando kewilayahan dan juga sebagai wujud Dharma Bakti TNI dalam membantu Pemerintah Daerah untuk mengatasi kesulitan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Lanud Pangeran M. Bun Yamin.
“Adapun sasaran kegiatan serbuan Teritorial TNI AU Lanud Pangeran M. Bunyamin di wilayah Kodim 0412/LU Tiyuh Margodadi Kabupaten Tubaba yang sukses terlaksana yakni, untuk sasaran fisik ada Rehab Jembatan Beton ukuran 4 x 3 M, Rehab Jembatan Besi ukuran 12,5 x 3,5 M, dan Renovasi Mushola.” Terangnya.
Bukan hanya fisik, Serbuan Teritorial TNI ini juga terdapat sasaran kegiatan non fisik yang dilakukan, diantaranya, khitanan massal, donor darah, penyuluhan kesehatan, penyuluhan ketahanan pangan, dan pemberian Sembako sebanyak 150 paket kepada warga Tiyuh Margodadi.
Kegiatan-kegiatan tersebut guna membantu menangani permasalahan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di wilayah, membantu pemerintah daerah untuk membangun, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk menciptakan ketahanan negara.
“Keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak terlepas atas soliditas dan sinergitas kerja sama dari TNI-POLRI juga, Pemerintah Daerah, serta partisipasi segenap komponen masyarakat lainnya, sehingga semua kegiatan fisik maupun non fisik yang telah rencanakan dapat terlaksana sesuai waktu yang ditetapkan.” Imbuhnya. (D/r)



















Discussion about this post