PANARAGAN (translampung.id)– Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, data 52.808 anak sebagai sasaran dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, didampingi Kepala Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit), Mega, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Kamis (02/6/2022).
Menurutnya, setelah dilaunching pada tanggal 18 Mei 2022 lalu, BIAN yang merupakan program Nasional dari Kementerian Kesehatan RI tersebut, kini terus digencarkan sebagai imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi Covid-19.
“BIAN ini adalah program vaksinasi terhadap anak usia 9 bulan hingga 11 tahun, yang didalamnya terdapat beberapa jenis vaksin yang diberikan, diantaranya meliputi imunisasi Polio, Campak, Rubela, dan imunisasi Kejar (OPV, IPV dan DPT-HB-Hib).” Terangnya.
Kata dia, untuk pelaksanaan BIAN ini ranahnya di Puskesmas-puskesmas, dengan data yang telah diberikan vaksin akan diinput kedalam Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) yang terintegrasi dengan Peduli Lindungi.
“Vaksin rutin terhadap anak ini terdapat rentang waktu, karena vaksin yang diberikan terdapat beberapa macam, misalnya di usia 9 bulan vaksin ini yang diberikan, usia 1,5 tahun, 2 tahun, itu berbeda.” Tuturnya.
Tujuan dari kegiatan BIAN ini adalah menjaga kekebalan masyarakat dan mencegah terjadinya penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.
“Dengan berjalannya BIAN sebagai program Nasional berupa vaksinasi rutin anak yang mulai kembali digencarkan, diharapkan kekebalan dan kesehatan masyarakat akan terbentuk dan semakin meningkat. Dan disamping itu, vaksinasi Covid 19 juga tetap berjalan untuk anak usia 6 tahun keatas.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post