TransLampung.ID Lampung Barat – Peresmian Masjid Al-Mansur Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar) di tandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Partinia Parosil Mabsus dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Parosil Mabsus. Sabtu (12/3/2022)
Pembangunan Masjid Al-Mansur tersebut menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lampung Barat mencapai Rp. 7,9 milyar, yang diresmikan dengan pemotongan pita sekaligus pelaksanaan pengajian akbar dengan dihadirkanya Ustadz M. Nur Maulana dari Jakarta sebagai penceramah yang dipadati 3.000 jamah dari 15 Kecamatan kabupaten setempat.
Dikatakan Parosil Mabsus, terlaksananya acara ini merupakan salah satu implementasi dari pitu program poin ke tujuh yang di canangkan bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin yakni peningkatan iman dan taqwa. “Pengajian ini untuk menata hati dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, serta wujud syukur Pemkab atas suksesnya pembangunan Masjid yang berada di kota liwa,” terangnya.
Pacik sapaan akrab Parosil meminta, seluruh jajaran pengurus Masjid Al-Mansur agar memanfaatkan Masjid dengan sebaik-baiknya agar bisa berkontribusi untuk meningkatkan iman dan taqwa masyarakat. Menurutnya, ini menjadi awal tonggak bersejarah bagi masyarakat yang ada di Bumi Skala Berak khususnya di daerah Kelurahan Pasar Liwa.
Seyogyanya, “pembangunan Masjid Al-Mansur ini menelan anggaran yang cukup besar hingga mencapai Rp.7,9 miliar sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pinta dia.
Selain itu Parosil menyinggung terkait capaian vaksinasi Covid-19 di Lampung Barat yang telah mencapai 90 persen atas dasar itu, pihaknya menegaskan jika penyelenggaraan acara seperti halnya pengajian dapat dilaksanakan. “Capaian vaksinasi Covid-19 di Lampung Barat sudah mencapai 90%, sehingga kegiatan seperti ini boleh dilaksanakan,” paparnya.
Kemudian, Parosil menyampaikan, memasuki tahun kelima di masa kepemimpinannya, Parosil mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk ikut serta berdoa agar di tahun terakhir masa jabatannya diberi kelancaran. Dia memperjelas, pihaknya memimpin bersama wakil sudah empat tahun tiga bulan dan tenggang waktu yang tersisa sebagai kepala daerah delapan bulan lagi untuk menyelesaikan tugas.
Saya mengharapkan doa bapak ibu selama delapan bulan kedepan, diberi kekuatan, kesehatan dan keselamatan untuk menyelesaikan tugas dengan lancar tanpa hambatan untuk mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera,” pungkasnya. (Safri)












Discussion about this post