MESUJI — Sebanyak 140 Kepala Keluarga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, hari ini sudah mulai menerima bantuan tersebut untuk tahap kedua. Kegiatan pembagian bantuan dilakukan di Balai Desa Brabasan, Jumat (12/06).
Dalam pembagian BLT tersebut di hadiri Sekretaris Dinas PMD Mesuji Ferry Antomi.SIP., Kepala Desa Brabasan Karsun Hadi, Babinkamtibmas, dan seluruh masyarakat penerima bantuan (BLT).
Dalam sambutannya Sekertaris Dinas PMD Mesuji mewakili Kepala Dinas PMD, Sunardi Nyerupa.SE. menyampaikan, bahwa di Kabupaten Mesuji akan diberlakukan penerapan Kenormalan Baru (New Normal) hari ini.
“Dalam pelaksanaan Kenormalan Baru ini diperlukan dukungan seluruh pihak dan yang terpenting adalah kepatuhan dan kedisplinan kita bersama yang merupakan faktor penentu dari keberhasilan penanganan Covid-19,” jelas Ferry
Masih dikatakan Ferry, pihaknya bersyukur di Mesuji sampai dengan hari ini tidak ada yang terinfeksi Covid-19. Namun kendati demikian, Ferry mengajak semua pihak untuk selalu waspada.
“Jangan sampai dengan diterapkannya Kenormalan Baru ini kita menjadi lengah dan terlena. Kita semua harus disiplin menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. New Normal ini jangan sampai disalah artikan, bukan berarti bebas mengabaikan protokol kesehatan. Melainkan, mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari,” imbuhnya.
Sementara Kepala Desa Brabasan Karsun mengatakan Pembagian BLT yang di biayai Dana Desa, untuk Tahap Dua Ada penambahan 19 penerima manfaat, yang semula 121 menjadi 140 orang.
“Untuk Tahap satu di April 121 melengkapi, untuk melengkapi 30 persen di bulan mei ada penambahan 19 penerima manfaat, jadi jumlah keseluruhan 140 penerima manfaat,” jelas Karsun.
Karsun menambahkan, bahwa sebanyak 19 orang penerima bantuan tambahan tersebut, sudah bisa langsung mencairkan 2 tahap sekaligus. “Untuk tahap yang pertama yang cair di bulan mei kemarin dan tahap kedua cair pada bulan juni tepat nya pada hari ini,”Ungkapnya(reza)
















Discussion about this post