TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Meski di tengah Pandemi Covid 19, Produksi Padi di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengalami peningkatan.
Dikatakan Kepala Dinas Pertanian Tubaba didampingi Yayit Zamhuri, selaku Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Multikultural, saat dikonfirmasi translampung.com, pada senin (08/6/2020) pukul 12.45 Wib. Bahwa di tahun 2020 ini, total panen di Tubaba mencapai 12.574 Hektare lahan.
“Dari total lahan yang panen tersebut, terdapat 1.265 Hektare yang mendapat bantuan bibit, yang langsung disalurkan kepada Kelompok Tani. Untuk peningkatan Produksi tahun ini mencapai 5,5 Ton per Hektare nya, sedangkan tahun lalu rata-rata hanya 5 Ton saja. Dan panen tersebut telah dilakukan sampai bulan Mei 2020,” jelasnya.
Dari total panen tersebut, lanjut dia, baik dari bantuan maupun mandiri, sebagian besar dari bibit Mapan 05, yang merupakan salah satu bibit unggulan.
“Demikian hal nya juga untuk Produksi Jagung tahun ini, kembali kita targetkan bisa mencapai 5 Ton hingga 5,5 Ton per Hektarenya,” katanya.
Dalam upaya tersebut, Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian telah mulai menyalurkan bantuan bibit Jagung untuk 4.219 Hektare yang langsung disalurkan kepada Kelompok Tani. Sedangkan untuk total lahan yang akan ditanam jagung mencapai 5000 Hektare, artinya ada yang mandiri, sama halnya seperti Petani Padi yang justru lebih banyak mandiri daripada yang meminta bantuan.
“Dengan adanya upaya yang dilakukan terutama oleh masyarakat yang pantang menyerah, diharapkan tahun 2020 ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya, meski dalam keadaan Covid 19,” imbuhnya. (D/R)
















Discussion about this post