TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Kerajinan Khas Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, siap ditampilkan pada ajang pameran kerajinan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, yang direncanakan pada bulan September 2020.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, melalui Kepala Bidang Industri, Ely Suryani, saat dikonfirmasi translampung.com di ruangan kerjanya, pada Rabu (17/6/2020) pukul 12.00 Wib.
Dikatakan Ely, guna mempromosikan hasil kerajinan tangan masyarakat Kabupaten Tubaba, maka dalam pameran Inacraft tersebut, kita akan membawa berupa kerajinan berupa Tumbler Labu Botol yang dibalut anyaman bambu.
“Selain itu, kita juga akan menampilkan kerajinan Anyaman Tikew (Tikar) berbentuk seperti wadah kue, tempat tisu, tas, dan dompet. Kemudian ada pula Anyaman Pita seperti Baju dan Peci. Serta yang terakhir kerajinan dari kertas koran untuk wadah buah-buahan,” terangnya.
Hasil kerajinan tersebut, lanjut dia, sudah dikembangkan oleh masyarakat di Kabupaten Tubaba melalui kelompok IKM (Industri Kecil Menengah) dalam beberapa tahun terakhir, dan menjadi salah satu ikon kerajinan bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Adapun harga setiap Produknya bervariasi, mulai dari Rp 20 Ribu sampai Rp 100 Ribu.
“Sebelumnya, kita telah mengikuti Lampung Craft 2020 pada bulan Maret yang lalu. Dan pada pameran Inacraft nanti, pengrajinnya juga akan kita bawa ke Jakarta, untuk menambah wawasan disana dan sekaligus barang hasil kerajinan mereka akan dikenalkan,” paparnya.
Jadwal sebelumnya, jelas dia, Pameran Inacraft direncanakan pada bulan April 2020, namun harus ditunda dikarenakan Covid 19, sehingga dijadwalkan pada bulan September 2020 jika tidak ada perubahan jadwal kembali.
“Kita berharap bisa meraih hasil terbaik dari keikutsertaan pada ajang ini, dan sekaligus memperkenalkan hasil-hasil kerajinan khas dari Tubaba,” imbuhnya. (D/R)


















Discussion about this post