Lampung Barat – akses jalan penghubung Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus Provinsi Lampung memperihatinkan. Rabu (8/4)
Sejak tahun 2010 jalan penghubung Desa Rowo Rejo, Kecamatan Suoh, Lampung Barat dan Kabupaten tanggamus belum tersentuh perhatian pemerintah.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya bagi masyarakat rowo rejo menuju ibu kota liwa.
Dari 936 Kartu keluarga yang memiliki 8 pemangku hanya 4 KK yang berstatus ASN, sebagaian besar berKTP sebagai Petani, yang menggantungkan hidup pada hasil bumi.
Sehingga berpengaruh besar dengan harga hasil pertanian atau perkebunan seperti Kopi, Padi dan Pisang, yang mampu mencapai perbedaan harga hingga 1000 rupiah.
Jarak tempuh menuju pekon terujung di Lampung barat tersebut dapat memakan waktu 2 Jam lebih.
Disebabkan banyaknya jalan yang cukup extrim sehingga perlu kewaspadaan terlebih jika hujan mengguyur.
Bagi orang yang pertama kali akan menuju ke Pekon Rowo Rejo, menggunakan R4 atau R2 harus menggunakan rantai karena jalan cukup sulit.
Sudah beberapa kali masyarakat mengeluhkan jalan tersebut, terlebih saat Musrembang Kabupaten pada tahun 2018 dan 2019 di sampaikan namun belum ada kepastian kapan jalan tersebut akan diperbaiki.
Dikatakan salah satu masyarakat, Paidi, mengatakan, jalan tersebut pernah dilakukan perbaikan oleh masyarakat sekitar dengan gotong-royong mengunakan alat seadanya sehingga hasilnyapun tidak maksimal.
“Saya harap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan kami ini agar akses kami saat melintas tidak selalu was-was karena licin,” tutupnya. (Sf)












Discussion about this post