TRANSLAMPUNG.COM,BANDARLAMPUNG- Dampak dari wabah Corona Virus Disease (Covid-19), yang saat ini terjadi,selain berdampak terhadap perekonomian masyarakat, Covid-19 ini juga berhimbahas dengan bertambahnya pasokan logistik di dalam Lembaga Kesejateraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejateran Sosial Anak (LKSA) di wilayah Kata Bandarlampung.
Menurut Ketua Forum LKSA Kota Bandarlampung,Amir hamzah menjelaskan bahwa selama terjadinya wabah Virus Corona di kota Bandarlampung ini membuat kebutuhan logistik di seluruh panti asuhan yang di dalamnya para anak yatim piatu, sudah barang tentunya kebutuhan logistik akan semakin bertambah, lataran para anak -anak ini di liburkan.
“Saat ini sudah terjadi di tengang pendemi Virus corona, karan setiap hari penggunana logistik terus bertambah, dan dikhawatirkan pasokan kebutuhan logistik tidak bisa mencukupi kebutuhan anak -anak penghuni panti,”ucapnya.
Sebelum adanya Virus Corona ini, kata Amir Hamzah, kebutuhan logistik anak panti asuhan terpenuhi di karnakan para donatur dari pihak perusahan memberikan pasokan logistik dan kebutuhan lainya.
“Tapi, setelah adanya wabah ini para donatur minim memberikan bantuan ,”kata Amir Hamzah saat di hubungi trnaslampung.com ,Kamis (09/04/2020).
“Jangankan mau mengundang para anak yatim ini,memberikan bantuan berupa makanan saat ini sudah minim sekali ,karna danaya dampak Covid -19 di tambah lagi saat ini mau menyambut bulan puasa,”jelasnya.
Lebih lanjut Amir Hamzah menjelaskan bahwa jumlah anak -anak yatim piatu di dalam panti asuhan yang tergabung dalam LKSA di kota Bandarlampung saat ini mencapai 1.500.000, orang, dari 35 panti asuhan yang ada. Dan jumlah ini juga diluar dari jumlah anak dan lansia yang ada di LKS.
“Kalau LKS ini kan lembaga yang membina anak -anak yang ada di luar seperti anak cacat dan lansia, sedangkan LKSA merupakan panti asuhan yang menampung khusus para anak yatim piatu ,”ucapnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa pada hakekatnya untuk memenuhi kebutuhan logistik para anak yatim piatu ini memang kewajiban bersama,dan saat pihaknya sedang bahu- membahu untuk mencari donatur untuk menycukupi kebutuhan logistik seperti makan dan lainya untuk para anak yatim di dalam panti asuhan.
“Kami berharap dengan adanya masalah ini bisa mengetuk hati para Darmawan atau pengusaha agar bisa memberikan bantuan para anak panti yang tergabung LKSA dan LKS.
“Alhamdulillah meskipun minim bantuan saat ini.Tapi masih ada yang memberikan bantuan logistik yakni dari pihak polresta Bandarlampung. Namun sipatnya bukan terus menerus. jadi harapan besar kita kepada para darmawan bisa perduli dengan para anak -anak panti di tegah wabah Covid -19 ini,”ucapnya.
Dengan adanya keluhan dari pengelola LKS dan LKSA ini, Ismail Soleh selaku ustad yang tergabung dalam pengurusan Majelis Tak,lim Rahmat Hidayat di bahwah pimpinan Eva Dwiana Herman HN.langsung memberikan bantuan berupa beras dan Mie Instan di beberapa panti asuhan yang ada di kòta Bandarlampung.
“Kita dari Pengurus Majelis Tak,lim Rahmat Hidayat sudah memberikan bantuan logistik mudah -mudahan bantuan ini bisa mencukupi kebutuhan para anak panti selama terjadinya wabah corona ini,”kata Ismail Soleh beberapa hari lalu.
Selama ini kata Ismail Soleh dirinya telah mendengarkan keluhan yang sampaikan oleh beberapa pengelola panti asuhan yang ada di Kota Bandarlampung ,karna saat ini mereka kehilangan donatur baik sipatnya donatur yang mengikat dan tidak mengikat.
“Ya berdasarkan data kita yang ada, kurang lebih ada 42 LKS/LKSA yang ada di Kota Bandarlampung.dan ini semua kita beri bantuan meskipun tidak banyak yakni berupa Beras 2 karung dan Mie Instan sebanyak 2 dus ,”pungkasnya (ydn).


















Discussion about this post