PANARAGAN (TransLampung.ID)-
Program Tubaba Q Sehat tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, namun mampu meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta memperkuat budaya gotong royong demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan produktif.
Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Nadirsyah, saat meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis melalui Program Tubaba Q Sehat Periode Juli 2026, di Tiyuh (Desa) Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten setempat. Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan berobat ketika sakit, tetapi harus diimbangi dengan penerapan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan upaya pencegahan penyakit sejak dini.
“Sebagus apapun pelayanan kesehatan yang diberikan, apabila lingkungan kita tidak bersih, maka risiko munculnya berbagai penyakit akan tetap tinggi. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama” Kata Nadir.
Sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah plastik. Dia menggambarkan keberhasilan salah satu Tiyuh di Kabupaten Tubaba yang mampu membangun kubah masjid dari hasil penjualan sampah plastik yang dikumpulkan secara gotong royong oleh masyarakat.
Lanjut dia, pengelolaan sampah yang dilakukan secara bersama-sama tidak hanya mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, namun mampu memberikan nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan di tingkat Tiyuh.
“Ini membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap tidak bernilai dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan baik dan dilakukan secara bersama-sama. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus kita pelihara bersama” Tuturnya. (Dirman)


















Discussion about this post