Translampung. id, Rajabasa – Kondisi Aula Tenang Pulau Sebesi tempat transit bagi para wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata Gunung Anak Krakau (GAK) sangat memprihatinkan dan tidak terawat.
Bangunan itu, mulai dari Aula dan villa yang diberada di Desa Pulau Tejang Sebesi, Kecamatan Rajabasa merupakan aset milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan.

“Ya mas, bangunan itu milik Dinas Pariwisata Lamsel. Tapi sayangnya bangunan itu dibiarkan terbengkalai begitu saja,” cetus warga dipulau sebesi yang Egan ditulis namanya.
Padahal menurut warga ini, hampir setiap minggunya banyak wisatawan yang datang dari luar daerah berkunjung ke Pulau Sebesi sebagai tempat transit (beristirahat) dan bermalam disini sebelum melanjutkan ke GAK.
“Ini Dinasnya yang nggak peduli atau memang sengaja dibiarkan. Terkadang kita malu jika ada wisatawan yang datang,” ujarnya, belum lama ini, saat media ini berkunjung ke pulau Sebesi.
Aset bangunan itu, ditambahkan dia, jika dikelola dengan baik tentunya bisa menjadi pendapatan daerah.
“Apalagi program nya Bupati Lamsel Egi ini, cendrung kearah objek objek wisata yang terus digalakkan. Tapi, jika asetnya Dinas seperti itu, artinya ada yang nggak sejalan dengan harapan pak bupati,” pungkasnya. (Johan)

















Discussion about this post