Translampung.id, Lampung Barat – Setelah viral di bebe-rapa berita media masa tentang adanya seorang adek ipar Pejabat di Lampung Barat yang lulus PPPK tanpa melalui proses sebagai tenaga honorer. Kini terungkap fakta baru bukan hanya satu saja saudara dari Pejabat Plt BKPSDM Inisial, MS tersebut tapi lebih dari satu orang pada penerimaan pegawai PPPK tahun 2024 lalu. Rabu, (26/3).
Seperti halnya yang terjadi pada penerimaan PPPK di Sekretariat Daerah Asisten Administrasi Umum Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, dimana bagian itu adalah tempat keponakan dari penjabat Plt. kepala BKD Lambar diterima PPPK.
Dari data kurang lebih 18 orang tenaga honorer di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan itu, tidak ada satupun dari mereka yang ikut tes di bagian tersebut. Sehingga bagian itu diisi hanya oleh satu orang dari luar, dia adalah inisial, RAS.
Kejadian tersebut jelas saja memicu pertanyaan dikalangan protokol itu sendiri dan bahkan dari luaran, bahwa di bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan itu menjadi perbincangan hangat besar dugaan hal tersebut, ada peran penting dari petinggi dan pemegang jabatan yang berkaitan.
Seperti halnya yang disampaikan oleh narasumber yang minta identitasnya untuk di anonimitaskan inisial, Wd mengatakan pegawai dilingkungan Pemda Lambar yang juga terkenal dekat dengan keluarga penguas, Plt kepala BKD Lambar inisial, MS.
” Itu keponakan kepala Plt BKD kabarnya juga rangkap jabatan jadi Kabag Protokol, anak dari kakak kandung kontannya. Dia gak pernah honor kok bisa ikut seleksi PPPK, kan kasian sama yang sudah lama honor di Protokol itu,” Ungkapnya.
Masih menurut, Dia WD Itu jelas sudah dikondisikan, masa dari segitu banyaknya yang honor di Protokol tidak ada satupun yang mendaftar disitu saat seleksi kemarin, jelas ini sudah aneh dan salah salah sudah pengondisian peserta calon PPPK.
” Jika itu benar betapa kasihannya yang sudah lama menunggu bertahun tahun untuk mengambil kesempatan tersebut malah jadi korban dan bahkan bertahan untuk diangkat menjadi ASN atau pegawai PPPK harus merelakan kesempatan yang ada, diambil oleh orang lain hanya karena dia merupakan kerabat dari Pejabat.
” Kasihan yang sudah lama honor, mereka harus tersingkir dengan cara-cara yang tidak bagus. Peluangnya malah diisi oleh orang luar, jika real seleksi tes dengan banyak peserta belum tentu juga keponakan dari penjabat tersebut itu lulus,” Tandanya, geleng kepala.
Sementara Sangat disayangkan, hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari Plt kepala BKD, meski media sudah coba menghubungi via telepon selularnya walaupun aktif tapi tidak ada respon sama sekali.
Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya, bahwa Kontroversi Penerimaan pegawai PPPK di kabupaten lampung barat ( Lambar) tidak ada habisnya yang seyogyanya penerimaan tersebut sesuai dengan ketentuan perundangan undangan yang berlaku baik dari segi persyaratan dan pendukung lainnya. Senin, (24/3).
Kendati demikian hal tersebut, nampak jelas tidak diindahkan oleh salah satu Kepala Puskesmas yang berada di kecamatan batu brak, gimana tidak ada diduga salah satu Pegawai PPPK yang sudah lama keluar dari Puskesmas tersebut akan tetapi tetap masih terima sebagai pegawai PPPK dengan dinyatakan Lulus.
Menurut, Salah satu narasumber yang minta identitasnya untuk di anonimitaskan berinisial, MH mengatakan, bahwa yang bersangkutan Inisial, DD yang terima sebagai pegawai PPPK tersebut sudah lama risen diketahui berprofesi sebagai Supir ambulance dan sudah digantikan oleh supir baru.
” Terhitung kurang lebih sudah tiga tahun lalu dia Risen, kurang lebih mulai tahun 2020 lalu dan bahkan yang bersangkutan sudah pindah ke bandar lampung dan menjadi supir travel ikut istrinya, ” Ungkapnya, kepada media di kediamannya.
Masih menurut dia, jadi jika yang bersangkutan, Inisial DD tersebut sepengetahuan dia sudah lama risen jadi kalau di bisa terima saya tidak tahu sejauh itu, yang lebih jelas bisa tanyakan saja dengan Kapus Batu brak, Neswan beliau yang lebih mengetahui semuanya.
” Baik mulai dari, absensinya dan penandatanganan SPTJM ditiap tahunnya. Dan kenapa bisa seperti itu, sedangkan banyak saudara saudara peserta PPPK yang benar benar sudah mengabdi lama dan konsisten malah tidak bernasib pada penerimaan PPP tahun 2024 lalu, ” Tandasnya, Bingung.
Sementara Kapus batu brak, Neswan saat di konfirmasi membenarkan jika yang bersangkutan inisial, DD terima sebagai pegawai PPPK pada tahun 2024 lalu. Dan untuk mekanismenya dia tidak tau dan bahkan dirinya bingung bisa di terima. Mengingat sepengetahuan dia sudah Risen pada tahun 2020 lalu.
” Sepengetahuan saya DD sudah Risen dan bahkan sudah digantikan oleh sopir ambulance yang baru, Reza dari kembahang. Jadi jika. Saya juga tidak pernah menandatangani SPTMJ yang bersangkutan, ” Ungkapnya, kepada media di ruang kantornya beberapa waktu lalu.
Masih menurut, Neswan sepengetahuan dia yang bersangkutan inisial, DD tersebut merupakan adik ipar dari salah satu pejabat eselon ll yang ada di kabupaten lampung barat. Jadi jika menurut saya boleh langsung ditanyakan kepada beliau kenapa bisa di terima sebagai pegawai PPPK. ” Komunikasi saja dengan bapak, Inisial MS dan bukan dia aja tapi ada juga adiknya yang terima PPPK di komplek Pemda, ” Pungkasnya. ( R7/tim)














Discussion about this post