KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Sejumlah warga mengeluhkan pemasangan tiang papan bunga di sepanjang trotoar di pusat Kota Metro.
Di mana tiang yang terpasang beberapa hari terakhir dinilai mengganggu para pejalan kaki di kota setempat. Adapun beberapa tiang tampak jatuh dan tergeletak di trotoar.
Kondisi tersebut membuat viral di sejumlah platform media sosial Kota Metro.
Ditemui awak media, Dewi salah seorang warga yang melintas mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.
Ia yang beberapa kali sempat berolahraga di sekitar lokasi membuat terganggu karena keberadaan tiang papan bunga yang tergeletak di trotoar.
“Harusnya pengusahanya ini gercep (gerak cepat), kalau memang sudah nggak dipakai harus diangkut saja. Jangan dibiarkan tergeletak di trotoar,” keluhnya.
Senada dikatakan Friska yang juga tengah berada di sekitar lokasi. Ia mengaku terganggu dengan keberadaan tiang papan bunga tersebut.
“Harusnya jangan dibiarkan tergeletak seperti ini. Pengusahanya harus cepat untuk mengakut tiang papan kalau sudah tidak terpakai,” ujarnya.
Terpisah dikonfirmasi awak media,
Kepala Satpol-PP Kota Metro, Jose Sarmento, mengaku bahwa pihaknya telah meminta pemilik tiang penyangga papan bunga tersebut untuk mengakut tiang papan yang sudah tidak terpakai.
“Kami sudah tindaklanjuti aduan ini. Kami juga sudah meminta para pengusaha florist untuk segera mengangkut tiangnya,” terangnya pada Rabu 5 Februari 2025.
Menurutnya, pemasangan tiang dan papan bunga di trotoar kota tidak diizinkan. Terlebih pemasangan tiang tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang lama.
“Kami tidak mengizinkan pemasangan tiang penyangga papan bunga di trotoar jauh sebelum acara pelantikan,” ujarnya.
Pihaknya mengaku akan memberikan toleransi untuk pemasangan menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro terpilih.
Kendati demikian waktu yang diberikan tidak terlalu dini dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kalau mendekati pelantikan, paling tidak sekitar tanggal 18 Februari, barulah boleh dipasang. Sekarang masih terlalu cepat dan sudah mengganggu ketertiban umum,” cetusnya.
Tidak hanya itu, tambah Jose, pemasangan tiang penyangga papan bunga tersebut juga dinilai menganggu.
Terlebih pemasangan dilakukan di beberapa lokasi yang kurang pantas, seperti taman kota dan area di depan kantor pemerintahan.
“Nah apalagi yang dipasang di taman dan depan Pemda itu, jelas tidak pantas. Kita ingin menjaga estetika kota, jangan sampai malah merusak pemandangan,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya meminta pengusaha papan bunga untuk mengangkut tiang penyangga yang ga tersebut.
“Kami sudah meminta agar pemilik tiang papan bunga mengakut tiang penyangganya. Kalau sampai besok tidak juga diangkut, kami sendiri yang akan menertibkan,” tukasnya.(Ria)



















Discussion about this post