PANARAGAN (translampung.Id) -Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Drs.Intizam. menginstruksikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Dapat memperhatikan empat pilar pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Intizam pada sambutannya pada forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten tahun 2024, dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 mendatang.
Menurutnya, perlu disampaikan, Musrenbang merupakan kegiatan penting yang dilakukan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan kedepannya dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.
“Program pembangunan di kabupaten harus sejalan dengan program pembangunan provinsi dan nasional. Sehingga koordinasi dan sinergi antar jenjang pemerintahan menjadi kunci kesuksesan pembangunan” Kata Intizam, dikutip translampung. Id pada (6/3/2024).
Sebab itu kata dia, dalam upaya menetapkan fokus kebijakan pembangunan Pemkab Tubaba perlu memperhatikan sejumlah pilar pembangunan diantaranya, 1. Pilar Ekonomi meliputi: Transformasi ekonomi menjadi keniscayaan untuk dilakukan di daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. Transformasi.
2. Pembangunan Pilar Sosial masih dibutuhkan percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dengan fokus terhadap komposit pendidikan yakni Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah. Strategi dan inovasi perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap sarana prasarana pendidikan antara lain dengan memperluas cakupan Kejar Paket B dan C.
3. Pilar Hukum dan Pemerintahan meliputi percepatan Reformasi Birokrasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan nasional. Birokrasi yang baik, bersih, sederhana dan fleksibel serta didukung oleh tata kelola yang efektif dan SDM aparatur yang berkualitas akan menghasilkan pelayanan publik yang prima. Mewujudkan itu semua perlu komitmen dan kerjasama yang baik di setiap jenjang pemerintahan.
4. Pilar kewilayahan meliputi Aksesibilitas dan Konektivitas antar-wilayah yang belum optimal. Tingkat Kemantapan Jalan Provinsi dan Kabupaten masih terkendala terbatasnya kemampuan pembiayaan penanganan ruas jalan.
“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri RI dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2025, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar pembangunan dapat terlaksana dengan baik, 1. Perencana yang berintegritas dan memuliakan efisiensi, 2. Pembangunan berorientasi hasil, 3. Tingkatkan PAD untuk kemandirian Fiskal, 4. Mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, 5. Pendidikan dan kesehatan jalan menuju kesejahteraan, dsn 6. Pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan” Terangnya.
Sementara itu, Penjabat (PJ) Bupati Drs M. Firsadah, M.Si, memaparkan 7 program pembangunan Pemkab Tubaba Tahun 2025, diantaranya. 1. Peningkatan SDM berkarakter yang Adaptif dan Inovatif, 2. Peningkatan produktivitas sektor-sektor ekonomi unggulan dan nilai tambah.
3. Peningkatan Infrastruktur,
4. Penanggulangan kemiskinan, 5. Peningkatan Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan, 6. Peningkatan kehidupan Masyarakat yang aman dan berbudaya,
7. Pengelolaan Lingkungan Hidup yang berkelanjutan.
“Pada momen baik ini, saya mengajak seluruh stakeholders, para pemangku kepentingan dan pihak terkait untuk mari bersama mewujudkan Peningkatan SDM yang adaptif dalam mendukung ketahanan ekonomi dan produktivitas daerah berkelanjutan, melalui kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal” Kata Firsada.
Karena itu, dalam proses menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 pihaknya berharap semua pimpinan dan aparatur perangkat daerah untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan, terintegratif dan inovatif. Perangkat Daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur dengan memperhatikan usulan masyarakat.
“Dengan demikian penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2025 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang strategis yang ada, serta mampu mengatasi permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Tubaba secara tepat dan strategis” Imbuhnya. (Dirman)

















Discussion about this post