PANARAGAN (translampung.id)– Program E-KPB atau Kartu Petani Berjaya berbasis Elektronik di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, akan dilaunching pada Juli 2022 mendatang.
Demikian itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Tubaba, Syamsul Komar, melalui Sekretaris Sulistyohadi, saat dikonfirmasi translampung.id, Selasa (14/6/2022).
Menurutnya, hingga saat ini terdapat 26.139 Petani di Kabupaten setempat yang telah tercatat sebagai anggota program Kartu Petani Berjaya (KPB).
“Para petani tersebut kini didorong untuk mengimplementasikan E-KPB sebagai program lanjutan dari Kartu Petani Berjaya tetapi berbasis Elektronik, sehingga mereka dapat melakukan transaksi keuangan secara online untuk pengembangan usaha taninya, seperti misalnya pembelian pupuk bersubsidi.” Katanya.
Menurutnya, E-KPB merupakan program Gubernur Lampung yang dimaksimalkan pada tahun 2022 ini, sebagai perluasan fungsi integrasi dari program Kartu Petani Berjaya yang telah berjalan sejak 2020-2021, di antaranya pengelolaan atau pembelian pupuk bersubsidi, akses permodalan bagi petani, dan juga pemasaran hasil pertanian, yang kesemuanya dilakukan secara online memakai aplikasi E-KPB.
“Untuk di Tubaba, program lanjutan berupa E-KPB tersebut direncanakan akan dilaunching pada Juli 2022 mendatang, sehingga saat ini kita mengupayakan percepatan implementasi E-KPB terhadap Petani.” Jelasnya.
Kata dia, sebagai upaya percepatan implementasi program E-KPB, pihaknya kini telah melakukan bimbingan teknis (bimtek), sebagaimana sudah dilakukan dengan peserta dari 34 kelompok tani yang berasal dari 22 Tiyuh (Desa) di 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tubaba, termasuk juga para pemilik kios saprodi yang ada di wilayah setempat.
“Dalam pelaksanaan bimtek tersebut, narasumbernya berasal dari Dinas Pertanian Tubaba, Tim KPB Provinsi Lampung, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, dan juga dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung.” Terangnya.
Saat ini Dinas Pertanian Tubaba sudah 3 kali di tempat berbeda melaksanakan bimtek percepatan implementasi E-KPB yakni, pertama di kantor BPP Kecamatan Tumijajar pada Senin (13/06) kemarin, dan hari ini di Balai Tiyuh Kibang Mulya Jaya Kecamatan Lambu Kibang serta di Balai Tiyuh Marga Jaya Kecamatan Gunung Agung.
“Para petani sangat antusias mengikuti bimtek, mereka sukses telah memahami transaksi di aplikasi tersebut. Oleh karenanya, kita berharap pelaksanaan program E-KPB sebagai program lanjutan dari KPB ini dapat berjalan maksimal kedepannya.” Imbuhnya. (D/r)



















Discussion about this post