PANARAGAN (translampung.id)– Menjelang keberangkatan pada 10 Juni 2022, Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, diminta untuk menjaga kesehatan.
Dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tubaba, Bayana, didampingi Kepala Bagian Kesra Nurkholis Majid, bahwa bagi CJH yang menjelang keberangkatan didapati Positif Covid 19, maka otomatis akan langsung dibatalkan dan ditunda pada tahun mendatang.
“Tidak ada toleransi, bagi CJH yang saat di tes PCR terpapar Covid 19 akan langsung batal berangkat tahun ini.” Kata Bayana, setelah rapat persiapan Haji bersama sejumlah stakeholder terkait di ruangannya, Kamis (02/6/2022).
Dia menjelaskan, berdasar hasil rapat dan informasi dari Pusat, untuk Tubaba pada tahun ini memberangkatkan 107 Jamaah dengan didampingi 1 orang petugas dari Kemenag.
“Ada 107 CJH yang akan berangkat, dan tanggal 10 akan ada pelepasan CJH tersebut oleh Pemkab di Islamic Center Tubaba setelah sholat subuh berjamaah di Masjid Baitus Shobur.” Ujarnya.
Para CJH akan berangkat dari Tubaba ke karantina asrama Haji Rajabasa dengan mengendarai 3 unit Bus, untuk kemudian proses administrasi lebih lanjut menuju Jakarta dan tanah suci pada 11 Juni.
“Nanti pada tanggal 8 akan mulai dilakukan pembagian Koper Haji, dan tanggal 9 nya tes PCR di Kantor Kemenag Tubaba dengan tim medis dari Abdoel Moeloek Bandar Lampung.” Jelasnya.
Oleh karenanya, CJH diharapkan dapat menjaga kesehatan, dan tidak disarankan mengadakan kegiatan seperti yasinan menjelang keberangkatan yang biasanya sering dilakukan oleh Calon Jamaah.
“Kalau mau kumpul-kumpul nanti saja setelah pulang dari Haji, karena khawatir kesehatan akan terganggu.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post