PANARAGAN (translampung.id)–5 ton lebih per hektar, padi gogo Tegalan cukup menjanjikan kesejahteraan petani di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung.
Tanaman padi yang dipanen oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) RI Airlangga Hartarto itu, kali pertama di panen di areal HGU PT.HIM divisi 2 Kecamatan Tulangbawang Tengah.
Berdasar pantauan translampung.id, selain Menko Perekonomian RI, tampak juga. Wakil Ketua DPR RI juga selaku Sekjen Partai Golkar Pusat Letjend TNI (Purn) Lodewik Paulus.
Tampak juga Aburizal Bakrie selaku Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi. Deputi II Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Ir. Musdhalifah Machmud, MT. Dan Bupati Tubaba Ir H Umar Ahmad.,Sp.
Dalam sambutannya Menko Perekonomian Airlangga mengatakan. Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat tentang bahaya omicron karena penularannya sangat cepat.
“Pemprov Lampung merupakan produsen ke 5 dari seluruh Indonesia.” Kata Airlangga.
pada (12/2/2022) pukul 09.15 Wib.
Dia sangat Mengapresiasi panen padi gogo perdana oleh PT HIM, dengan harapan dapat menghasilkan yang positif dengan hanya mengandalkan lahan kering atau ladang.
“Selamat kepada kelompok usaha bakrie ke 80 yang memberikan motivasi kepada masyarakat untuk ketahanan pangan dengan menanam padi gogo.” Jelasnya.
Lanjut Menko Airlangga, dalam 3 tahun terakhir Indonesia menjadi Swasembada beras, kita sudah ada permintaan dari negara lain untuk mengimpor beras dari Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung juga sangat mengapresiasi atas program penanaman padi Gogo Tegalan oleh Bakrie Group di Areal PT.Huma Indah Mekar (HIM) Tubaba.
“Atas nama Pemprov Lampung memberikan penghargaan kepada Bpk. Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian bahwa sebelumnya masyarakat Lampung tidak bisa menanam padi sawah namun saat ini telah mampu menanam padi tadah hujan yang menghasilkan 5,3 Ton per hektar.” Kata Gubernur.
Dia juga berjanji akan berjuang secara maksimal karena padi ladang sangat baik, untuk lahan kering bukan hanya untuk tanaman karet. Kita berupaya bisa merdeka di negeri sendiri.
“Kita ingin memperjuangkan suara Golkar karena suara Golkar adalah suara rakyat sejak dulu.” Imbuhnya (D/r).

















Discussion about this post