PANARAGAN (TransLampung.ID)-
Upaya mengantisipasi dampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) setempat, siagakan 10 personil tim rescue, tiga operator, serta satu unit armada mobil tangki air yang siap diterjunkan.
Hal demikian merupakan langkah guna menghadapi potensi krisis air bersih akibat musim kemarau, khususnya di wilayah Kabupaten Tubaba.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Reja, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Ia menjelaskan, BPBD menyiapkan satu unit mobil tangki air berkapasitas sekitar 400 liter. Namun, tentunya jumlah air yang disalurkan tidak dibatasi dan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Kapasitas tangki sekitar 400 liter, tetapi penyaluran tidak terbatas. Jika kebutuhan masyarakat lebih banyak, tentu akan kami upayakan sesuai permintaan” Katanya kepada TransLampung.ID pada (8/7/2026)
Dengan demikian, layanan pengaduan kebutuhan air bersih dibuka selama 24 jam. Sementara proses distribusi air dilakukan setiap hari mulai pagi hingga pukul 20.00 WIB agar penyaluran berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi Call Center BPBD di nomor 0822-8292-0724. Selain itu, laporan juga bisa disampaikan melalui pegawai BPBD yang dikenal ataupun melalui pemerintah tiyuh setempat” Terangnya.
BPBD Tubaba juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan. (Dirman).


















Discussion about this post