PANARAGAN (TransLampung.ID)-
Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Novriwan Jaya, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak korban musibah kebakaran rumah di Tiyuh (Desa) Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten setempat.
Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah
bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial, terhadap warga yang terdampak musibah, pada Kamis (2/7/2026) beberapa waktu lalu
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan belasungkawa dan rasa prihatin yang mendalam kepada keluarga yang terdampak musibah. Menurutnya, setiap musibah merupakan ketetapan Allah s.w.t yang harus diterima dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tubaba kami menyampaikan turut berduka cita dan rasa prihatin yang sedalam-dalamnya atas musibah yang telah terjadi. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini” Kata Bupati.
Menurutnya, kehadiran pemerintah bersama Baznas dan perangkat daerah terkait merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir ditengah masyarakat, terutama saat warga sedang menghadapi musibah.
“Bantuan yang disalurkan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak sekaligus memberikan semangat untuk kembali bangkit” Terangnya.
Berdasar data yang diterima TransLampung.ID, bantuan yang diberikan Pemerintah Tubaba meliputi bahan bangunan senilai Rp.7 juta, Rp.4 juta, dan Rp.2 juta sesuai tingkat kerusakan yang dialami. Selain itu, Dinas Sosial menyalurkan bantuan kasur lipat, selimut, dan perlengkapan dapur.
Sementara BPBD memberikan paket kebutuhan harian dan sembako. Bahkan Baznas Tubaba juga turut menyerahkan santunan tunai masing-masing sebesar Rp5 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta kepada para korban.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang telah menunjukkan kepedulian melalui bantuan swadaya berupa 50 sak semen, uang tunai, serta pasir untuk membantu proses pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran.
“Kepedulian dan semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi setiap cobaan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat” Jelasnya.
Diketahui, bantuan secara simbolis tersebut diserahkan kepada tiga warga terdampak, yakni. Subandi, Ridwan, dan Nur. (Dirman)



















Discussion about this post