KOTA METRO, TRANSLAMPUNG.ID – Pemerintah Kota Metro bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mendorong penguatan peran bank sampah di kota setempat.
Di mana Bank Sampah disebut sebagai motor penggerak ekonomi berbasis lingkungan. Karenanya bersama OJK, Pemkot Metro menggelar kegiatan Literasi Keuangan dan Product Matching bagi pengurus bank sampah se-Kota Metro di Aula Pemerintah Kota setempat pada Kamis 13 November 2025.
Dalam sambutannya, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Metro, Yulia Candra Sari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan dalam memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi.
Di mana bank sampah bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.
“Meskipun keuntungan perorangan dari hasil pengumpulan sampah mungkin kecil, jika dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat, hasilnya akan signifikan,” ujarnya.
Ia mencontohkan bahwa dari keuntungan Rp1.000 dapat menjadi Rp10.000, dan berkembang menjadi ratusan ribu rupiah, jika hal tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama.
Menurutnya, kegiatan Literasi Keuangan dan Produk Matching bagi pengurus bank sampah tersebut juga dilakukan sebagai komitmen pemerintah untuk saling mendukung dan membangun kebersamaan. Khususnya dalam memberi manfaat nyata bagi kemajuan Kota Metro yang sehat, bersih dan makmur.
“Melalui literasi keuangan ini saya berharap seluruh pengurus bank sampah dapat semakin memahami pengelolaan keuangan dengan baik dan transparan,” tuturnya.
Dengan begitu, lanjutnya, pengolahan dana dan hasil dari pengolahan sampah dapat optimal. Sehingga dapat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kelompok dan masyarakat sekitar.
Ia juga mendorong agar pengurus bank sampah dapat terus meningkatkan kapasitas. Kemudian, menjaga kepercayaan masyarakat, dan memperluas kolaborasi dengan pihak perbankan maupun perusahaan swasta.
Diakuinya bahwa untuk Kota Metro telah berhasil mendapatkan penghargaan TPAKD Award Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Di mana penghargaan tersebut diraih dengan beberapa program kegiatannya.
Adapun program tersebut antara lain gemar menabung bagi pelajar yaitu KEJAR (Satu Rekening Satu Belajar) pada tahun 2023. Kegiatan ini bekerja sama dengan BNI.
“Kita mendapatkan CSR untuk saldo awal pembukaan rekening bagi seluruh pelajar di Kota Metro. Kemudian tahun 2024 kita kembali mendapat penghargaan untuk KEJAR nominasi 3 besar untuk Indonesia,” paparnya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, Pemkot Metro juga kembali meraih penghargaan TPAKD Award pada tahun 2025 untuk kategori wilayah. Di mana salah satu program unggulannya yakni Bank Sampah.
“Jadi selain untuk menjaga kelestarian lingkungan, kebersihan, keindahan dan kesehatan, ada juga tujuan lain dari bank sampah ini yang bernilai ekonomis,” ungkapnya.
Ia berharap, penghargaan yang telah diraih menjadi motivasi dan semangat untuk para pengurus di Bank Sampah. Khususnya dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah, perbankan, maupun dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Metro. (Ria Riski A.P)
















Discussion about this post