Lampung Utara, Translampung.Id — Proyek pembangunan rehap ruang Vib B Rumah sakit umum daerah (RSUD) HM Ryacudu Kotabumi yang dikerjakan tahun 2024 terkesan terbengkalai, dan hingga kini masih belum bisa digunakan oleh pihak rumah sakit.
Kondisi itu membuat pihak rumah sakit umum Ryacudu Kebingungan, yang hingga saat ini belum bisa menggunakan ruangan itu.
Mirisnya, terlihat pintu gerbang menuju ruang Vib B tersebut di gembok dan dirantai, Sementara seiring meningkatnya pasien, rumah sakit umum Ryacudu membutuhkan ruangan tersebut.
Plt. Direktur RSUD HM Ryacudu Kotabumi dr. Cholif Paku Alamsyah, M.Kes, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengakui kebingungan karena Saat ini pihaknya membutuhkan ruangan Vip B tersebut.
” Pada prinsipnya terlepas dari ruangan itu sudah dapat dipakai atau belum, kita akan koordinasi dengan dinas terkait, karena ini urusan kemanusiaan dan itu harus dikedepankan,” ucapnya, Jum.at 24 Oktober 2025
Lanjut dia, Seandainyapun ada proses terkait dengan Masalah ruangan vib B, itu akan tetap berjalan, yang pasti jika urusan dengan kemanusiaan ruang vib B itu harus kita pakai. Tegasnya
Terkait ruangan itu, lanjut dia, kami disini ga tau selesai apa ga nya, Ga tau ceritanya gimana, tapi intinya kami mau menggunakan itu semua, dan sampai saat ini belum pernah kami coba apakah airnya gimana, toiletnya gimana dan yang lain lain itu belum kami coba sudah layak atau belum, tuturnya.
Saat ditanya apakah pekerjaan rehab ruangan vib B itu sudah diserahterimakan apa belum dengan pihak rumah sakit, Dirinya mengatakan belum mengetahui masalah itu,” kan begini, setelah meningkatnya pasien yang kami terima, kami sudah berpikir menyiapkan ruangan ruangan termasuk ruangan vib B itu.” Ucap dr.kholif
Saat ditanya lagi, siapa yang merantai dan gembok pintu gerbang ruangan vib B, dr kohlid mengakui belum melihat itu, dan itu sudah lama sebelum saya menjabat disini, namun secara kebutuhan itu diperlukan sekarang dan kami akan melakukan komunikasi dengan instansi terkait.
” Kita belum mengetahui apa kendala ruangan vib B itu, karena posisi sebelumnya saya belum menjabat disini dan saat ini kami membutuhkan ruangan itu.” Ucapnya lagi.
Yang pasti Kedepannya kita akan koordinasi dengan dinas terkait, baru kita lihat apa masalahnya,” Yang pasti kita perlu koordinasi terkait ruangan itu dengan instansi terkait, baru bisa tahu apa kendala sebenarnya,” pungkasnya (Ek)

















Discussion about this post