KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) gencar meningkatkan pembinaan kepada sekolah dan siswa.
Di mana komunikasi antar pihak sekolah dan orang tua wali murid sangat menentukan keberhasilan dalam mendidik generasi bangsa.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Metro, Deddy Hasmara, saat menjadi pembina apel dan sosialisasi Pembinaan Hukum Bagi Satuan Pendidikan di Kota Metro yang di SD Negeri 4 Metro Utara, pada Senin 20 Oktober 2025.
Ia mengatakan, belajar adalah bentuk investasi jangka panjang atau tabungan yang akan dapat dirasakan hasilnya 15 hingga 20 tahun ke depan.
Karenanya ia mengajak siswa untuk memanfaatkan kesempatan untuk belajar dengan baik. Terlebih belajar tidak hanya hanya untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung.
“Tetapi juga untuk belajar disiplin, peduli, menghormati guru, serta sayang kepada teman dan orang tua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan mengenai pentingnya memahami aturan hukum di dunia pendidikan. Yakni dengan menyelaraskan pemahaman antartenaga pendidik dan wali murid.
“Saya ingin mengajak kita semua untuk bisa jalan bareng-bareng, mengingat ada kejadian-kejadian di dunia pendidikan kita, enggak cuma di dalam Metro maupun di luar Metro,” katanya.
Deddy juga mencontohkan beberapa kasus viral anak murid merokok yang berujung adanya pemukulan oleh guru. Menurutnya, hal tersebut sebagai salah satu gambaran yang terjadi di dunia pendidikan saat ini.
Diajuinya hal tersebut terjadi lantaran adanya ketidaksesuaian dengan harapan, terutama dalam hal karakter siswa maupun guru.
“Perlu kita ingat bahwa itu terjadi karena adanya ketidaksesuaian dengan harapan kita. Ini terutama di dalam hal baik siswa maupun guru dalam hal karakter. Maka pendidikan karakter harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah,” pesannya.
Dalam upaya mencegah kejadian serupa, ia meminta agar seluruh kepala sekolah memperbarui tata tertib di sekolah sesuai dengan perkembangan zaman.
“Jadi jangan aturan dari tahun 45 sampai tahun 2025 sama. Sekolah harus selalu menyesuaikan dengan kondisi perkembangan anak sesuai masanya,” serunya.
Tidak hanya itu, Deddy juga mengingatkan mengenai pentingnya komunikasi antara guru dan orang tua., terutama dalam mendidik anak. Terlebih guru dan orangtua adalah mitra yang harus saling mendukung, bukan saling menyalahkan.
“Guru dan orang tua adalah patner. Kalau ada perubahan pada anak, bicarakan bersama. Kita awasi bersama, baik di rumah maupun di sekolah,” pesannya.
Ia berharap dengan kerjasama yang dilakukan maka maka dapat mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Cemerlang). (Ria Riski A.P)


















Discussion about this post