Lampung Utara, Translampung.Id — Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Adi Awang mendadak mengundurkan dari jabatannya.
Mirisnya, pengunduran diri Adi Awang tersebut belum genap satu bulan pasca dirinya dilantik oleh bupati Lampura yang diwakili wakil bupati Lampura, diaula tapis kantor pemda setempat beberapa pekan lalu.
Pengunduran diri Adi Awang tersebut menimbulkan spekulasi pemikiran terkait dugaan seolah ada persoalan di kantor dinas kesehatan tersebut tersebut.
Kabar ini pun langsung jadi perbincangan hangat di lingkungan Pemkab. Banyak yang menilai, pengunduran diri itu, bukan sekedar persoalan orang tua nya sakit
Sumber internal menyebut, mundurnya pejabat itu diduga bukan semata mata karena alasan keluarga sakit , melainkan bisa berkaitan dengan dugaan anggaran kegiatan fisik yang belum tuntas dibayar, disebut-sebut mencapai Rp4,2 miliar.
Plt Kabid Mutasi BKPSDM Lampura, Syarif, saat ditemui diruang kerjanya, Senin 20 Oktober 2025. Membenarkan prihal kabar pengunduran diri tersebut
” lya benar, Pak Adi Awang mengundurkandiri dari jabatannya. Alasannya, ingin fokus mengurus orang tua yang sakit,” jelasnya.
Namun, meski sudah menyatakan mundur, jabatan itu belum resmi dilepas. Proses administrasi masih menunggu pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Masih menunggu proses di tingkat pejabat yang berwenang, yakni Pak Sekda. Baru nanti disampaikan ke BKN,” ucap Syarif.
Terpisah, saat dihubungi awak media, Adi Awang tidak menampik adanya kabar itu.
” Benar, saya sudah pamit dan menghadap Plt Kaban Hendri Dunant Jumat kemarin. Ibuk sedang sakit, jadi saya mundur,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp. (Sumber Genta merah.com)
Adi mengaku kini masih tetap bertugas sementara di Dinas Kesehatan, sambil menunggu surat keputusan baru keluar. (Ek)

















Discussion about this post