Pringsewu – Polres Pringsewu bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus menggencarkan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kali ini, sosialisasi dilakukan langsung di lingkungan sekolah dasar, tepatnya di SD Muhammadiyah Pringsewu, Senin (8/9/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu, Aipda Zultomi, tampil sebagai pemateri utama. Ia menegaskan pentingnya penegakan hukum bagi anak yang berhadapan dengan hukum, baik sebagai korban maupun pelaku tindak pidana. Namun, kepolisian tidak hanya mengedepankan penindakan, melainkan juga langkah preemtif dan preventif melalui edukasi dan penyuluhan di sekolah-sekolah.
Sosialisasi ini turut melibatkan berbagai pihak. Dari Kejaksaan Negeri Pringsewu, hadir Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Midian Rumahharbo, yang memaparkan materi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hadir pula Dinas P2KBP3A Kabupaten Pringsewu serta fasilitator Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Provinsi Lampung, Renvi Liasari, yang menekankan isu pencegahan kekerasan dan perkawinan anak.
Wakil Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Kabupaten Pringsewu, Nuurl Lukman, membawakan materi tentang tindak pidana perdagangan orang, sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Rahayu Sri Astutik, menyoroti peran penting keluarga dalam melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan.
Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, melalui Kasi Humas, menyampaikan bahwa sosialisasi di sekolah merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Polri tidak hanya bekerja pada ranah penegakan hukum, tetapi juga aktif melakukan upaya preemtif dengan edukasi sejak dini. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam memberikan perlindungan anak,” ujarnya.
Kegiatan edukasi yang dikemas secara interaktif ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa-siswi serta menanamkan kesadaran hukum dan perlindungan diri sejak usia dini. Pemerintah daerah menegaskan, upaya bersama ini akan terus digelar di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pringsewu. (Reza)



















Discussion about this post