PANARAGAN (translampung.ID)–Realisasi Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2022 untuk program ketahanan pangan di Tiyuh (Desa) Pagar Buana, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, kuat dugaan di mark Up oleh aparatur setempat.
Berdasar data yang dihimpun translampung.ID, pada tahun 2022 Tiyuh Pagar Buana merealisasikan anggaran sebesar Rp.73.000.000 lebih untuk pembelian delapan ekor sapi dengan rincian harga satuan yang bervariasi mulai dari Rp.6.000.000 hingga Rp.6.300.000 per ekor.
Selanjutnya, pada tahun 2023 pihak Tiyuh setempat kembali merealisasikan anggaran ketahan pangan sebesar Rp.136.000.000 lebih, dengan peruntukan Pembelian hewan ternak kambing sejumlah 80 ekor dengan satuan harga juga bervariasi.
Menurut keterangan (YT) selaku penjual hewan ternak kambing saat di konfirmasi di kediamannya membenarkan, jika pihak Tiyuh telah melakukan pembelian hewan ternak terhadapnya.
“Ya mas tahun 2023 mereka membeli kambing sebanyak 24 ekor kepada saya, dengan harga Rp.800.000 per ekor, sisanya itu AR semua” Kata YT, saat dikonfirmasi pada (07/05/2025) beberapa waktu lalu.
Menanggapi itu, AR saat di konfirmasi di kediamannya menyangkal jika pihaknya hanya mendapatkan sebagian dari jumlah keseluruhan hewan ternak yang direalisasikan pihak Tiyuh setempat.
“Untuk tahun 2024 kemarin semua memang ke saya belinya dengan jumlah 110 ekor kambing, tapi kalau 2023 itu saya hanya dapat separu nya saja dari total 80 ekor, jadi yang disampaikan YT itu tidak benar, dan saya juga siap untuk diperiksa pihak aparat penegak hukum (APH)” Tegasnya.
Sementara itu, Kepala Tiyuh setempat inisial SP belum dapat dimintai tanggapan secara resmi terkait hal tersebut, saat dikunjungi di kantornya dia juga tidak berada ditempat. Bahkan sekertaris Tiyuh saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp terkesan tidak memberikan respons.
“Maaf mas bapak kepala Tiyuh Sedang tidak ada di kantor, mungkin ada kegiatan” Kata salah satu aparatur Tiyuh. (Dirman)

















Discussion about this post