Translampung.id, Lambar – Keluarga besar paguyuban Pujakesuma kabupaten Lampung Barat ( Lambar ), Road Show Ke kecamatan batu ketulis. Di pekon batu kebayan, Minggu, ( 27/4).
Menurut ketua Pujakesuma kabupaten Lambar, Mas Eko Riadi didampingi Sekretaris Pujakesuma kabupaten Lambar, Kandung Hernowo mengatakan dalam sambutannya, bahwa kegiatan pelestarian budaya kuda lumping ( Jaranan ) ini merupakan salah satu agenda yang menjadi komitmen keluarga besar Pujakesuma untuk sarana menyapa keluarga Pujakesuma di 15 kecamatan untuk mendata potensi budaya yang ada di masing masing kecamatan dengan dikawali dengan kecamatan batu ketulis.
” Alhamdulillah Road Show kita kali ini sudah bisa dimulai dengan diawali oleh kecamatan batu ketulis yang terlebih dahulu sudah siap. Untuk dikunjungi dengan menggelar Kuda lumping yang merupakan salah satu budaya daerah jawa, dan akan dilanjutkan road show ke kecamatan lain sesuai dengan request dari kecamatan selama tiga bulan kedepan ini, ” Ungkapnya.
Selain itu, Mas Eko juga sangat mengapresiasi dengan digelarnya Jaranan yang ada di batu kebayan ini merupakan salah satu tujuannya di dirikannya Paguyuban Pujakesuma di Lambar guna melestarikan budaya yang kian hari kian kian tergerus. Jadi jika tidak kita siapa lagi yang akan melestarikannya.
” Saya berharap, dengan adanya pagelaran kuda lumping ini bisa member ini bisa memper- erat tali silaturrahmi sekaligus, kedepannya bisa menyajikan budaya budaya lokal di setiap kecamatan masing masing. Selain itu bisa memberikan setimulan bagi pengiat budaya yang lainnya, ” Tandasnya tersenyum.
Sementara, ketua Pujakesuma kecamatan batu ketulis, Murtoyo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus keluarga besar paguyuban Pujakesuma kabupaten Lambar yang sudah turut hadir dalam acara pentas budaya di kecamatan batu ketulis tepatnya di pekon batu kebayan ini.
” Kami pengurus Pujakesuma kecamatan batu ketulis, berkomitmen menjalankan arahan dari kabupaten terkait dengan pengembangan budaya, baik jawa, lampung, sunda yang ada di kecamatan batu ketulis kedepannya, ” Pungkasnya. (r7)














Discussion about this post