KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Kecamatan Metro Pusat kembali memprioritaskan perbaikan jalan pada program pembangunan tahun 2026.
Di mana selain usulan perbaikan jalan tersebut, penanganan banjir juga menjadi prioritas dalam program pembangunan 2026 mendatang.
Demikian disampaikan Camat Metro Pusat Yahya Rachmat, usai menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat pada Jumat 14 Februari 2025.
Ia mengatakan bahwa prioritas usulan pembangunan dilakukan pada perbaikan jalan di sejumlah kelurahan di wilayah Metro Pusat.
Selain itu, kata dia, usulan pembangunan juga dilakukan terkait dengan penanganan masalah banjir. Ini seperti lokasi banjir di Jalan Lukman Tanjung Metro Pusat.
Menurutnya, terkait genangan air di lokasi Jalan Lukman Tanjung tersebut direncanakan akan dilakukan tukar guling lahan.
Di mana terencana tukar guling tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro dengan lahan milik Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).
“Saya mewakili Kecamatan Metro Pusat khususnya Hadimulyo Barat dan Hadimulyo Timur, mohon kalau bisa segera direalisasikan,” tuturnya.
“Karena memang itu adalah salah satu cara untuk mengurangi genangan air yang ada di sekitaran wilayah tersebut,” katanya.
Ia berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan. Sehingga genangan air di sekitar lokasi tersebut dapat segera teratasi. Sehingga bisa mengurangi masalah banjir di sekitar lokasi.
“Kalau itu direalisasikan (tukar guling lahan) dan dibuatkan embung, mudah-mudahan bisa mengurangi genangan air,” katanya.
Sementara itu dikonfirmasi awak media, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, pada program pembangunan tahun 2026 mendatang, terdapat beberapa ruas jalan yang diusulkan Camat Metro Pusat untuk diperbaiki.
“Jadi ada tiga sampai empat ruas jalan, dan ini menjadi model perencanaan yang baik. Karena masing-masing kelurahan sudah bisa mengusulkan yang sangat penting,” terangnya.
Ia menjelaskan, selain mengusulkan perbaikan jalan yang rusak, Kecamatan Metro Pusat juga mengusulkan masalah penanganan banjir.
“Yang pertama masalah jalan dan kedua masalah banjir. Tahun 2024 kemarin, kita sudah menyelesaikan masalah banjir di Kelurahan Metro dj Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, dan itu sudah tidak ada banjir lagi,” ungkapnya.
Bangkit mengakui bahwa Pemerintah Kota Metro tengah bermusyawarah dengan PC Nahdlatul Ulama terkait usulan pembuatan embung.
“Ini dari NU sudah setuju untuk dibongkar. Tetapi masih menunggu persetujuan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pusat. Kita akan segera berkordinasi dengan PBNU pusat, untuk bisa menyerahkan sehingga bisa dibangun,” bebernya.
Ia menambahkan, terkait rencana pembuatan embung tersebut telah didokumentasikan direncanakan oleh Dinas PUTR.
Namun ada beberapa kendala seperti adanya bangunan di perumahan Pemda di Lukman Tanjung dan lain-lain.
“Nah tahun 2025 PU dibantu dengan dana pengentasan banjir sudah berupaya mengatasinya. Untuk titiknya, dokumentasi perencanaannya sudah ada di PUTR,” tukasnya. (Ria Riski A.P)

















Discussion about this post