translampung.id, TANGGAMUS – Seluruh Kepala Pekon di wilayah Kabupaten Tanggamus diminta oleh Penjabat (Pj) Bupati Ir. Mulyadi Irsan, M.T., I.P.U. agar berkomitmen penuh dalam pembangunan di pekon (desa).
Instruksi tersebut disampaikan Mulyadi Irsan usai me-launching Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) 3.0, di gedung serba guna (GSG) Islamic Center Kotaagung, pada Rabu (25/9/2024).
Sistem itu, kata Mulyadi Irsan, merupakan program dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola aset di 299 pekon di Kabupaten Tanggamus.
Pj. bupati menekankan, pengelolaan aset saja tidak cukup. Menurutnya, kepala pekon harus mengubah cara pandang mereka terhadap pekon dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan.
“Saya meminta para kepala pekon untuk mengubah mindset dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan di pekonnya. Paradigma pekon tertinggal harus kita ubah, karena keberkahan dan kemakmuran pembangunan berawal dari pekon itu sendiri,” ajak Mulyadi Irsan.
Ia juga menekankan pentingnya kreativitas dalam memajukan desa. Menurutnya, kepala pekon harus menjadi sumber kreativitas, mengajak warga untuk membaca potensi pekon, dan mengembangkannya menjadi peluang pembangunan.
“Dukungan dari pusat, provinsi, hingga kabupaten sudah berjalan baik, tinggal bagaimana pekon memanfaatkannya,” tambahnya.
Program SIPADES 3.0 yang akan diluncurkan bertahap ini merupakan bagian dari upaya modernisasi dan digitalisasi pengelolaan desa. Mulyadi berharap semua pekon bisa segera beradaptasi dengan teknologi informasi meskipun dengan SDM yang beragam.
“Kita ingin sistem informasi teknologi di Tanggamus berjalan baik tanpa hambatan, termasuk masalah sinyal. Karena berbasis website, teknologi di pekon harus terus didukung dan saling melengkapi,” harapnya.
Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, Pj Bupati optimis bahwa 299 pekon di Kabupaten Tanggamus akan menjadi pilar utama dalam pembangunan daerah di masa mendatang. (ayp)



















Discussion about this post