PANARAGAN (translampung.id)– Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Lampung, bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) teknis dalam rangka persiapan Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan 8.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMPN 4 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Kabupaten Tubaba, pada Kamis (04/05/2023).
Menurut Yuni, Pengajar Praktik PGP angkatan 8 Provinsi Lampung, didampingi Rensi, Kepala Bidang GTK Tubaba. Bahwa kegiatan Rakor teknis PGP dilaksanakan sehari ini saja.
“Kegiatan ini bertujuan agar pelaksanaan PGP angkatan 8 Provinsi Lampung khususnya wilayah Tubaba dapat berjalan dengan lancar dan sukses, demi mencapai tujuan PGP itu sendiri, ” kata Yuni, saat diwawancara media di lokasi Rakor.
Adapun peserta dalam Rakor teknis persiapan PGP diikuti langsung dari unsur Disdikbud Kabupaten Tubaba, unsur dari MKKS, K3S, Pengawas, Cabdin Provinsi Lampung, Cabdin Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Penilik, hingga Pengajar Praktik.
“Kita harap kedepannya apa yang sudah dicanangkan dari program PGP ini dapat tercapai dengan maksimal, khususnya di Kabupaten Tubaba,” harapnya.
Terpisah, dijelaskan pula oleh Rensi didampingi Pejabat Fungsional Kodri, bahwa untuk diketahui, Guru Penggerak angkatan 8 di Tubaba telah dilakukan perekrutan yang pendaftarannya dibuka dari tanggal 1-30 September 2022 lalu baik ASN maupun non ASN sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) Nasional.
“Untuk angkatan 8 ini terdapat 17 orang yang sebelumnya telah lulus dalam pendaftaran dan masuk ke tahap PGP yang diselenggarakan oleh Kementerian,” jelasnya.
Lanjut dia, berdasar hasil Rakor teknis tadi, adapun untuk jadwal lokakarya pelaksanaan program PGP angkatan 8 Tubaba akan diselenggarakan pada tanggal 13 Mei, 17 Juni, 15 Juli, 19 Agustus, 23 September, 28 Oktober, 11 November, dan 24-25 November 2023. Untuk lokasinya yaitu, di SMPN 2 Tubaba, SDN 39 Tulangbawang Tengah (TBT), SMAN 2 Tumijajar, SDN 4 Lambu Kibang, SDN 15 TBT, SMKN 1 TBT, SDN 4 Lambu Kibang, dan SMPN 6 Tubaba.
“Untuk itu, kita berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, sehingga para Guru yang telah mengikuti PGP ini nantinya dapat menjadi bagian dari Guru Penggerak Nasional dan dapat benar-benar berperan dalam menggerakkan komunitas belajar bagi Guru di Sekolah dan di wilayahnya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, sebagai bagian kebijakan Merdeka Belajar,” imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post