PANARAGAN (translampung.id) — Pengembangan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi di era digital seperti saat ini sangat diperlukan.
Demikian itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, saat dikonfirmasi pada Jumat, (06/01/2023).
Menurut Mansyur, dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif itu, kedepan pihaknya akan bersinergi dengan berbagai pihak termasuk juga membangun sinergi Disporapar antar Kabupaten-Kota hingga Provinsi.
“Kemarin (05/01), Disporapar Provinsi Lampung mengadakan Rapat Koordinasi yang diikuti seluruh Disporapar Kabupaten-Kota untuk membahas langkah-langkah apa kedepannya dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung hingga ke Mancanegara,” kata Mansyur.
Lanjut dia, dari pembahasan itu, Disporapar khususnya Tubaba menilai pentingnya adaptasi terhadap basis digital.
“Oleh karenanya, kedepan mulai 2023 ini, salah satu strategi kita untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dengan memanfaatkan teknologi. Dan kita sudah membuat website dan beberapa akun media sosial untuk menjalankan program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Tubaba ke masyarakat luas melalui basis digital,” jelasnya.
Lanjut dia, pihaknya juga telah membuat peta wisata berbasis teknologi yang nantinya semua informasi-informasi akan dikelola dan dipusatkan di gedung Tourist Information Center (TIC) yang direncanakan akan segera dilaunching di Agrowisata Kabupaten Tubaba pada Tahun ini.
“Untuk ekonomi kreatif, mungkin kedepan kita akan fasilitasi juga pengembangan dan pemasarannya melalui beberapa kegiatan seperti pameran, bazar, dan lain-lain yang ditempatkan di lokasi pariwisata,” tuturnya.
Lebih jauh diterangkannya, pemberdayaan kelompok-kelompok sadar wisata atau masyarakat sadar wisata di Kabupaten Tubaba juga penting dilakukan.
“Kita berharap cita-cita kita untuk memajukan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat dapat didukung berbagai pihak, dan tentu melalui potensi wisata dan produk-produk khas daerah yang kita miliki akan mampu meningkatkan perekonomian,” imbuhnya. (D/r)



















Discussion about this post