Blambangan Umpu (translampung.id) -Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya menerima Kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Sungkono beserta jajarannya di ruang kerja Bupati, Kamis (12/01/2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut Inspektur Daerah Kabupaten Ari Anthony Thamrin, yang juga Ketua Harian Gerakan Anti Narkoba (GRANAT) Way Kanan dan Kepala BNN Way Kanan Dwi Nurmawaty.
Pada kunker tersebut membahas Rencana Aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Way Kanan sebagai pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024 serta mendorong Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui instansi dan organisasi terkait untuk mengimplementasikan amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tersebut terutama dengan melaksanakan KIE P4GN, serta terus melakukan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba khususnya di Kabupaten Way Kanan.
Menurut Bupati Adipati, Kunjungan Kerja itu nantinya akan disinergikan dan dikoordinasikan dengan para Kepala Kampung, terkait sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Kita berharap agar para Kepala Kampung dapat membantu dalam mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat di wilayahnya, sehingga dapat terbentuk Kampung Bersinar (Bersih Narkoba)”, ujarnya.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Sungkono mengatakan, agar masyarakat yang menjadi korban narkoba untuk segera mendapatkan perawatan di tempat rehabilitas, mengingat Kabupaten Way Kanan telah memiliki Balai Rehabilitasi serta Rumah Restorative Justice terbanyak di Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh para korban narkoba.
“Demi terwujudnya Kampung Bersinar (Bersih Narkoba),
akan dilakukan pembentukan Satgas Anti Narkoba ditingkat Kecamatan dan Kampung, serta pembentukan Anggota Satgas dan Duta Anti Narkoba yang dapat diambil dari Aparatur Kampung.
Setiap Kampung diwajibkan untuk membentuk Kampung Tangguh dan Kampung Bersinar, yang nantinya akan diberikan award”, tegas Kepala BNN Provinsi Lampung ini.(Yudi)


















Discussion about this post