PANARAGAN (translampung.id)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengimbau warga masyarakat setempat, untuk waspada bencana banjir selama musim hujan.
Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tubaba, Nisom, pada Senin (14/11/2022). Bahwa mengingat cuaca saat ini yang cukup ekstrim, pihaknya telah menyampaikan Surat Edaran Nomor 360/119/III.07/TUBABA/2022 tentang Himbauan Waspada Banjir Selama Musim Hujan yang ditujukan kepada seluruh Camat, Lurah, dan Kepala Tiyuh (Desa).
“Didalam Surat Edaran itu, kita memberikan Contact Person, agar apabila terjadi bencana di wilayahnya dapat segera melapor ke BPBD setempat, melalui nomor 0852-6765-2450.” Ujarnya.
Menurutnya, himbauan tersebut disampaikan berdasar prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandar Lampung, yang mengeluarkan informasi berkaitan dengan kondisi iklim terutama curah hujan tinggi di Tubaba.
“Prakiraan puncak musim hujan terjadi pada bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023, diperkirakan terjadi gelombang peningkatan curah hujan yang tinggi disertai angin puting beliung di wilayah Kabupaten Tubaba.” Terangnya.
Oleh karenanya, kata dia, sehubungan dengan hal tersebut, diminta kepada Camat, Lurah atau Kepala Tiyuh dapat menyampaikan kepada warga masyarakat agar waspada mengantisipasi terjadinya banjir, hujan deras disertai petir dan angin puting beliung.
“Terutama masyarakat yang berada di dataran rendah, atau bantaran sungai baik yang berada pada bantaran sungai way kiri maupun yang ada di bantaran aliran sungai way kanan harus waspada.” Tuturnya.
BPBD juga mengimbau, agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai dan saluran air got, gorong – gorong dan sebagainya. Melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air di lingkungan masing – masing. Memantau kondisi pohon atau tiang listrik, reklame dan Penerangan Jalan Umum yang berpotensi tumbang apabila turun hujan agar tidak berteduh dibawah pohon, reklame, tiang listrik dan Penerangan Jalan Umum.
“Selain itu, pengecekan instalasi listrik juga harus rutin dilakukan. Kita berharap tidak terjadi bencana apa-apa di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini.” Imbuhnya. (D/r)
















Discussion about this post