PANARAGAN (translampung.id)– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mendesain slogan Nenemo SSL untuk dapat dipasang atau ditulis pada seragam peserta didik.
Dikatakan Kepala Disdikbud Tubaba, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Dikdas, Qodhi, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, bahwa slogan tersebut akan dipasang pada pakaian sekolah khususnya pakaian batik dan olahraga.
“Kita akan meminta kepada pihak sekolah untuk dapat memasang atau menulis slogan Nenemo SSL (Nemen, Nedes, Nerimo, Sederhana, Setara, Lestari) khususnya pakaian atau seragam batik dan olahraga siswa-siswi kelas 1 SD dan 1 SMP di tahun ajaran baru ini.” Ujarnya, Senin (18/7/2022).
Menurut Qodhi, seragam yang dibuat oleh sekolah adalah seragam batik dan olahraga, sehingga nanti saat pembuatan seragam itu akan langsung diminta untuk disablon atau dibordir sesuai desain yang telah dibuat.
“Tentunya, pembuatan seragam atau atribut kita serahkan kepada masing-masing sekolah, kita hanya sebatas membuat konsep desain slogan itu agar dapat mereka pasang atau ditulis di pakaian murid. Untuk kepastian bentuk desain slogan tulisan Nenemo SSL tersebut, juga masih belum dipastikan karena sedang proses agar terlihat bagus saat dipasang pada seragam sekolah.” Jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa pemasangan atau penulisan slogan Nenemo SSL yang mulai dilakukan di tahun ini pada seragam siswa-siswi akan menjadi ciri khas seragam sekolah daerah Tubaba yang dikenal dengan prinsip Nemen (bekerja keras), Nedes (ulet, tahan banting dan sabar), Nerimo (ikhlas menerima ketentuan dari Allah), serta Sederhana, Setara, Lestari.
“Kita ingin mengembangkan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal kita, dimana Nenemo SSL ini bukan hanya sekedar slogan, tetapi juga merupakan Silabus Muatan Lokal Pendidikan Berkarakter Tubaba, yang telah menjadi bahan ajar khusus terhadap peserta didik sejak awal tahun ajaran 2021/2022 lalu.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post