TRANSLAMPUNG.ID – Konsleting hubungan pendek arus listrik rentan menjadi pemicu kebakaran. Dalam waktu semalam, dua lokasi terbakar hebat di Kota Metro. Satu diantara merupakan rumah warga di Metro Utara, kemudian kebakaran juga melanda kios ayam goreng BFC di area Kampus 15A Iringmulyo, Metro Timur.
Berdasarkan data yang dihimpun radarmetro.id, kebakaran pertama terjadi Sabtu (16/7/2022) malam sekira pukul 20.00 WIB. Si jago merah melalap rumah milik Krida Wijaya, di Jalan Macan RT/RW 13/08, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat.
Kemudian, Minggu (17/7/2022) dini hari terjadi kebakaran menghanguskan kedai ayam goreng BFC di 15A Kampus, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Warga yang mengetahui api mulai berkobar sekira pukul 00.30 WIB. Diketahui kedai BFC dibawah tanggungjawab Diah agus Fitriasih (42), warga 38 Polos, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Heriyanto, melalui Kasi Pencegahan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bustami, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro membenarkan adanya kebakaran di dua lokasi yang berbeda.
“Iya memang benar adanya kebakaran dua tempat, satu perumahan satu lagi ruko yang biasanya digunakan untuk jualan ayam goreng,” ujarnya saat dikonfirmasi radarmetro.id, Minggu (17/7/2022).
Bustami membeberkan kronologi kebakaran yang yang terjadi di kedua tempat tersebut awal mula munculnya api lantaran adanya konsleting hubungan pendek arus listrik.
Selain itu, ia juga memastikan dalam kasus kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian yang ditimbulkannya akibat kobaran si jago merah ditaksir bernilai puluhan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa, di lokasi pertama material yang terbakar uang senilai Rp5 juta, AC, lemari, kasur dan barang-barang mudah terbakar lainnya. Kalau total kerugian bisa mencapai Rp30 juta,” ungkapnya.
Di lokasi pertama, Bustami mengatakan, sebanyak dua mobil Damkar serta 20 petugas dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Setelah berhasil memadamkan api di rumah milik Krida Wijaya, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat. Kemudian petugas kembali mendapatkan panggilan sekira pukul 00.30 WIB bahwa telah terjadi kebakaran kembali di salah satu ruko yang berada di area Kampus.
Dengan adanya informasi tersebut, sebanyak dua mobil Damkar serta 10 orang petugas diterjunkan untuk mempercepat pemadaman api. Mengingat area tersebut merupakan salah satu wilayah padat bangunan yang memungkinkan api menjalar ke beberapa ruko.
“Untuk ruko BFC 15A Iringmulyo tidak menjalar kemana-mana. Awal api kemungkinan dari hubungan pendek arus listrik, yang terbakar perabotan di dalam saja, kurang lebih senilai Rp6 juta,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Kasi Damkar Bustami turut mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap hubungan pendek arus listrik di rumah maupun kepada pemilik ruko-ruko kecil di Kota Metro.
“Semua bisa dikatakan musibah, tapi kita harus waspada juga tentunya. Arus listrik, juga menimbulkan percikan api jikalau konsleting, ketik percikan api mengenai benda terbakar maka apa ya terjadi, ya kebakaran itu. Semoga ada pembelajaran bagi masyarakat lainnya,” tukasnya. (Naim)
SUMBER : http://radarmetro.id/diduga-akibat-casan-hp-rumah-warga-22-kebakaran/


















Discussion about this post