PANARAGAN (Translampung.id) – Birin (40) warga Tiyuh (Desa) Panaragan Rk01 -Rt01, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah oknum keamanan PT.Huma Indah Mekar (HIM) Di Kabupaten setempat.
Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 11.30 Wib siang, saat itu korban ditelepon oleh rekan-rekan untuk bergabung di Posko upaya bersama membantu Aminsyah rekan korban agar tidak ditahan oleh pihak kepolisian.
“Saat itu kami ramai ramai datang ke Pos security PT.HIM dengan maksud meminta agar dapat mengeluarkan Aminsyah, jika tidak dikeluarkan kami akan menyandera salah satu Security PT.HIM juga. Belum sampai melakukan itu, saya sudah di masa Security duluan.” Kata korban saat di jumpai translampung.id di RSID Pukul 21.25 Wib.
Saat kejadian pelaku sekitar 15 orang Security, mereka menggunakan gendul, kayu, ada juga yang menggunakan senjata tajam jenis pisau menusuk korban dari belakan.
“Saat itu saya jatuh terkena pukul, kemudian masa lima keturunan sampai mereka kabur. Saya minta hukum ini yang seadil-adilnya atas perbuatan mereka kepada saya, dan saya berharap pelaku segera ditangkap.” Harapnya.
Berdasar keterangan pihak medis RSUD Tubaba. Saat itu korban tiba di RSUD sekitar pukul 15.00 Wib. Hasil pemeriksaan korban mengalami luka di bagian kepala dan belakang telinga kanan.
“Korban mengalami luka serius di bagian kepala, dengan 6 jahitan luar, dan 12 jahitan dalam. Dengan kedalaman luka 5 Cm, dan panjang 10 Cm.” Kata Tia selaku Dokter Umum di RSUD setempat.
Menanggapi Itu, Kapolres Tubaba melalui IPDA Maramis selaku Kasubag Humas Polres setempat mengatakan. Terkait kejadian tadi di PT.HIM, bagi korban masyarakat yang terluka akibat bentrok dengan Security silahkan melakukan laporan resmi saja ke Polres, untuk selanjutnya dapat kita tindaklanjuti.
“Akan kita tangkap pelakunya, jadi berikan saja laporan resmi, karena korban lah yang tahu siapa yang menganiayanya.” Imbuh maramis. (D/r).



















Discussion about this post