PANARAGAN (translampung.id)– Melalui program satu Tiyuh satu Sarjana, Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Tunas Palapa (STES TP) Yayasan Al Mujaddid Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, memberikan beasiswa kuliah bagi Aparatur Tiyuh (Desa) di Kabupaten setempat.
Dalam memperkenalkan program itu, STES TP Tubaba menggelar sosialisasi kepada Aparatur Tiyuh yang bertempat di Yayasan Al Mujaddid Kelurahan Dayamurni, Selasa (08/2/2022). Dan turut juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Akademika, serta Camat (Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik, dan Tumijajar).
“Alhamdulillah hari ini kita telah menggelar sosialisasi penawaran, dimana program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Kepala DPMT, Camat, hingga Tiyuh-Tiyuh itu sendiri.” Ujar Ketua Yayasan, Nurkholis Majid, kepada translampung.id.
Adapun beasiswa yang diberikan berupa pemotongan biaya dari harga Rp.29,5 juta menjadi Rp.15 juta saja, biaya itu sudah secara keseluruhan sampai lulus menjadi Sarjana.
“Sasaran program adalah Aparatur Tiyuh aktif, lulusan SMA, beragama Islam, WNI, dan maksimal usia 45 tahun.” Tuturnya.
Adapun program study adalah S1 Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah. Dimana dalam sistem perkuliahan akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, baik secara Daring dan Luring selama 8 semester.
“Program satu Tiyuh satu Sarjana ini adalah program yang ditujukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Tiyuh dalam rangka percepatan pembangunan di Desa, yang mana pada pembiayaan selama Aparatur tersebut kuliah berasal dari penyerapan Dana Desa (DD) itu sendiri.” Terangnya.
Menurutnya, tentunya hal tersebut juga sesuai dan tidak bertentangan dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan DD tahun 2022.
Sementara, Kepala DPMT Tubaba, Sofiyan Nur, menyampaikan bahwa memang program ini bukan program wajib, tapi hanya sekedar pilihan kalau itu dianggap baik.
“STES TP ini telah berkoordinasi dengan Pemkab, tetapi tentunya kembali lagi kami serahkan kepada masing-masing kepala Tiyuh, karena jujur tentunya program ini memang bagus dan kita mendukung. Dan jika ingin, maka penerimaan dimulai April – Juni 2022 ini, dan September pembukaan perkuliahan.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post