PANARAGAN (Translampung.id)–Terkait dugaan persoalan keterlambatan pembayaran sejumlah gaji guru sertifikasi di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Polres Tubaba segera lakukan penyelidikan.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Tubaba AKBP Sunhot.P Silalahi.S.IK, didampingi Kasat Reskrim AKP Fredy Ariza Putra Parina.SH.,MH, saat di Konfirmasi translampung.id Via telepon pada (17/2/2022) sekitar pukul 15.42 Wib.
Kata Fredy, terkait permasalahan gaji sertifikasi guru atau tenaga kependidikan di Tubaba belum terbayarkan, itu sudah kita dengar dan menjadi perhatian.
“Sementara ini kami belum dapat memastikan apakah itu dibenarkan atau salah, karena kita juga mengedepankan asas praduga tak bersalah.” Kata Fredy.
Karena itu lanjut dia, saat ini pihaknya sedang merencanakan dalam waktu dekat akan melakukan penyelidikan.
“Kita akan segera memanggil pihak terkait terutama BPKAD dan Disdikbud Tubaba, mengapa hal itu dapat terjadi dan baru diketahui sekarang.” Tegasnya.
Sementara itu, sekretaris BPKAD Tubaba Mukmin menuturkan, lantaran proses akhir tahun 2021 lalu ada kendala Cut Off RTGS dari Bank Indonesia, maka pihaknya hendak mencairkan sisanya di Januari, namun terkendala harus memerlukan kembali surat perintah membayar dari Disdikbud.
“BPKAD Tubaba pada prinsipnya siap membayar kapan pun, baik sekarang, nanti, atau juga ingin dibayar sekaligus di uang sertifikasi triwulan pertama 2022.” Katanya.
Sementara itu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Rensi, menjelaskan.
“Total uang sertifikasi guru yang belum terbayar sekitar Rp.8,023 Miliar. Dan itu menggunakan anggaran bersumber dari Pusat atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).” Terangnya.
Berkaitan kendala mengapa gaji sertifikasi tersebut belum dibayar kami juga kurang paham, sebab itu ranahnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
“Kita hanya sebatas pengajuan, bahkan kami kira itu sudah terbayarkan.” Imbuhnya. (D/r).


















Discussion about this post