TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Pemerintah Tiyuh (Desa) Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, mengalokasikan Dana Desa (DD) sebesar Rp 63 Juta untuk penanganan Pandemi Covid 19.
Hal tersebut dikatakan Penjabat (Pj) Kepala Tiyuh Panaragan Anizar SE, saat dijumpai translampung.com di Balai Tiyuh setempat pada Rabu (29/4/2020) pukul 11.00 Wib. Bahwa berdasarkan instruksi Pemerintah Pusat untuk Alokasi Dana Desa segera dipergunakan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.
“Hari ini kami Pemerintah Tiyuh Panaragan yang juga dihadiri Camat Tulang Bawang Tengah, membagikan sebanyak 3000 lembar masker, dan sebelumnya sudah kami bagikan sebanyak 600 lembar untuk warga di wilayah desa kantong Brebes RK 7, karena disana sudah ada satu warga positif Covid-19. Jadi masker yang sudah dibagi hingga saat ini berjumlah 3.600 lembar,” kata Anizar.
Lanjutnya, Masker yang dibuat pemerintah Tiyuh Panaragan dari Dana Desa sebanyak 5.600 lembar, dengan harga Rp 5.000 per lembar termasuk pajak pembelian masker. Karena jumlah penduduk Tiyuh Panaragan hingga saat ini berjumlah hampir 6000 jiwa atau 1.933 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 12 suku atau Rukun Keluarga (RK), sehingga berdasarkan jumlah masker yang dibuat dapat dipastikan seluruh warga Tiyuh Panaragan memiliki alat perlindungan diri untuk pencegahan penularan virus Corona.
“Pembagian 3000 masker hari ini tahap 2, dan untuk tahap 3 sebanyak 2000 lembar akan dibagikan dalam waktu cepat. Kemudian Tiyuh Panaragan juga membuat Posko di Balai Tiyuh dengan kebutuhan konsumsi penjagaan selama 3 bulan, yakni 200 Nasi Kotak,” terangnya.
Selain itu kata Anizar, dari anggaran 63 juta tersebut juga dibelikan 2 tangki semprot, termometer laser seharga dua jutaan, perlengkapan ruang isolasi seperti kasur, serta belanja obat desinfektan, hand sanitizer, antis septik.
Sementara itu, dikatakan Camat Tulang Bawang Tengah Achmad Nazaruddin, bahwa penanganan wabah Covid-19 di tingkat Tiyuh pihaknya Kecamatan hanya sebatas pemantauan.
“Untuk penanganan Covid 19 di Tiyuh, secara detailnya kita kurang tahu, karena Tiyuh yang lebih mengetahui kebutuhan yang dibutuhkan selagi tidak melenceng dari koridor ketetapan Pemerintah. Namun, tetap kita pantau apa saja kegiatan Tiyuh, seperti hari ini pembagian Masker dan lainnya, penggunaan anggaran pemerintah Tiyuh dari DD lebih terkelola melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh,” imbuhnya. (D/R)

















Discussion about this post