TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Menyikapi banyaknya warga yang kembali dari perantauan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, tekankan kepada seluruh Kepala Tiyuh (Desa) untuk lebih Proaktif dalam mendata para pemudik.
Dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Mansyur, saat menghubungi translampung.com pada Selasa (31/03/2020) pukul 14.13 Wib. Bahwa sejak kemarin sampai hari ini, sudah ada 1561 data pendatang yang pulang kampung.
“Berdasarkan Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, melalui Kabag Tapem, agar seluruh Kepala Tiyuh (Kati) beserta perangkatnya bisa bekerjasama dengan Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk bisa proaktif dalam mendata setiap pendatang atau pemudik, baik pelajar maupun pekerja secara lebih intensif. Dan kepada mereka yang baru datang, harus mengisolasi diri selama 14 hari, karena meskipun sudah di cek oleh Puskes, maka statusnya adalah ODP (Orang Dalam Pantauan), apalagi jika terindikasi maka akan menjadi status PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” tegasnya.
Kemarin, lanjutnya, sudah ada 705 pendatang, dan hari ini bertambah menjadi total 1561 orang, yang artinya jumlah pemudik yang kembali ke Tubaba ini sangat banyak, tentunya data tersebut akan terus bertambah mengingat penyebaran Covid 19 yang mempengaruhi dari segala faktor, menyebabkan mereka harus pulang kampung.
“Semua para pendatang harus di data sampai dengan selesainya Covid 19 ini, dengan tujuan agar tidak satupun pendatang yang tidak terdata dan teridentifikasi, guna mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19, dan Tiyuh bersama Puskesmas harus segera turun menyambangi mereka yang baru pulang kampung tersebut, untuk di cek kesehatannya,” imbuhnya. (D/R)















Discussion about this post