Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom., melaksanakan audiensi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., yang didampingi oleh Prof. Dr. M.Najib, S.TP., M.M., sebagai Direktur Kelembagaan, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., sebagai Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos., M.Sc.,serta anggota DPR RI Komisi X, Dewi Coryati,M.Si., dan M. Hoerudin Amin,S.Ag,M.H.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIMandiri, Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom., memaparkan beberapa program unggulan UIMandiri yang diharapkan dapat mendukung program Kemendiktisaintek dalam upaya meningkatkan kualitas riset dan inovasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut:
– Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Acum Wijaya, S.E., M.M.
– Wakil Rektor Bidang Operasional dan Keuangan, V. Mieke Marini, M.P., S.Pd., M.Hum.
– Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas, Dr. Sigit Apriyanto, S.Pd., M.Pd.
– Direktur Pengembangan Sumber Daya & Ventura, Gabriel Syama Riwu, S.H., M.H., serta jajaran.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset dan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor strategis nasional, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini untuk berdiskusi langsung dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kami percaya bahwa kolaborasi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom.
Zita Anjani,S.Sos.,M.Sc., Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, menjelaskan bahwa pertemuan ini membicarakan bagaimana sistem pendidikan tinggi bisa terus berinovasi dan menjawab kebutuhan perkembangan zaman.
“Kami mengeksplorasi peran sains dan teknologi dalam memperkuat kualitas pembelajaran serta bagaimana kolaborasi antara akademisi, pemerhati pendidikan, dan sektor lainnya dapat membawa dampak nyata bagi generasi muda,” ujarnya.
Semoga pertemuan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
















Discussion about this post