KOTA METRO, TRANSLAMPUNG.ID – Kosongnya 6 jabatan strategis kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi catatan penting Pemerintah Kota Metro.
Di mana Kepala OPD memiliki peranan penting dalam menjalankan roda pemerintahan agar berjalan dengan baik.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Metro memastikan bahwa pengisian kekosongan jabatan kepala OPD di lingkungan pemerintah setempat bakal segera dilakukan.
Demikian disampaikan Walikota Metro Bambang Iman Santoso dikonfirmasi awak media usai melantik Inspekstur Kota Metro Henri Dunan pada Selasa 9 September 2025.
Ia menyampaikan bahwa pengisian jabatan kosong akan segera dilakukan. Menurutnya, proses pengisian jabatan tersebut akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Nanti ya kita buka. Ada aturannya, nanti kan dibuka secara tertulis. InsyaAllah (akan dibuka selter), segera,” paparnya.
Sementara itu, rencana pengisian jabatan tersebut juga dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bayana.
Dikonfirmasi terpisah, Bayana memastikan bahwa rencana pengisian jabatan kepala OPD maupun pejabat strategis lainnya, masih dalam proses di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Menurutnya, pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan. Pihaknya juga mengakui bahwa pengisian janatan tersebut masih dalam proses persiapan oleh Tim Baperjakat.
“Segera. Kan ada proses. Nanti ada tim Baperjakat. Sampai sejauh ini kita masih persiapkan,” ujarnya.
Diakuinya bahwa pengisian jabatan dilakukan dengan memilih orang-orang terbaik yang berkompeten di bidangnya.
“Tentunya kita kepengen, kemudian yang masuk dalam tataran adalah orang-orang yang terbaik,” katanya.
Karena itu ia menargetkan pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan tahun ini.
“Tahun inilah. Kan namanya pengisian jabatan itu seterusnya ya. Apa yang bisa selesaikan sekarang, kita selesaikan,” lanjutnya.
Terlebih menurutnya seiring berjalannya waktu jumlah ASN yang memasuki usia pensiun juga akan bertambah. Kondisi tersebut tentunya juga akan berakibat terhadap kosongnya sejumlah jabatan.
“Mungkin bulan depan ada lagi kekosongan. Namanya waktu pensiun pegawai itu kan berbeda,” tambahnya.
Kendati demikian ia mengaku bahwa pengisian jabatan akan dilakukan pada semua tingkatan. Sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
“Semua akan diprioritaskan. Kan kita pengen pemerintahan ini kan berjalan normal,” paparnya.
Sementara itu, ditanya terkait rencana pembukaan seleksi terbuka, Bayana mengaku akan memprioritaskan putra putri daerah.
“Kalau selter itu kan dibuka untuk umum. Tapi kan kalau bisa putra putra daerah kita,” bebernya.
Kendati demikian pihaknya membuka kesempatan bagi ASN dari luar Metro untuk dapat mengikuti selter. Tentunya ASN tersebut juga harus memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai.
“Kita tidak boleh juga melarang, kalau dari luar daerah punya kompetensi, kapasitas yang memadai, ya sah-sah saja. Makanya kita harus punya kompetensi yang lebih,” ujarnya.
“Sehingga ketika kita buka seleksi terbuka, insya Allah orang-orang kita yang masuk,” tukasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun diketahui sejumlah jabatan Pejabat Tinggi Pratama (PTP) Kota Metro mengalami kekosongan.
Oleh karena itu, Walikota telah menempatkan sejumlah Plt Kepala OPD untuk melaksanakan roda pemerintahan.
Adapun kekosongan jabatan tersebut antara lain jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro.
Lalu, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Kemudian, jabatan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro juga mengalami kekosongan.
Selanjutnya, jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro juga mengalami kekosongan.
Tidak hanya itu, jabatan strategis lainnya yang mengalami kekosongan antara lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (Ria Riski A.P)


















Discussion about this post