PANARAGAN (translampung.ID)– Setelah sebelumnya disorot terkait dugaan penggunaan ijazah palsu, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, berinisial E, kini diduga menikah siri dengan seorang pengusaha asal Kabupaten Lampung Tengah yang sudah beristri.
Dugaan pernikahan siri ini mencuat berdasarkan informasi dari sumber yang enggan disebutkan namanya. Sumber tersebut menyebutkan bahwa suami perempuan berinisial R, yang berasal dari Kota Gajah, diduga telah menikah dengan E secara siri.
“Ada informasi E menikah siri dengan suami R di Lampung Tengah. Suami R itu pengusaha, coba pantau, bila perlu kita ke tempatnya di Lampung Tengah. Informasinya, pihak perempuan dari Lampung Tengah mau melapor ke Badan Kehormatan DPRD Tubaba,” kata sumber kepada media, Selasa (25/2/2025).
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon, oknum anggota DPRD inisial E membantah tegas isu yang beredar.
“Terkait apapun itu, cari dulu pembenarannya ya. Sampai kemarin, saya tidak pernah menikah dengan siapapun kecuali suami saya,” ujar E.
E juga menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan dengan pemberitaan yang beredar.
“Kalau ada berita ini, itu, ya silakan saja. Namanya saya sekarang sudah menjadi publik figur. Yang penting itu tidak benar,” tegasnya.
Selain itu, E mengaku terbuka terhadap informasi yang berkembang dan tidak keberatan jika ada bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.
“Kalau ada foto-foto atau bukti fisik yang bisa dibuktikan, ya silahkan,” tuturnya.
Terpisah, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Tubaba, Wawan, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan tersebut.
“Belum ada informasi apapun. Saya sudah tanya ke bagian-bagian di DPRD, tidak ada laporan masuk. Nanti kita tunggu kabar selanjutnya,” jelas Wawan, Senin (3/3/2025).
Sementara itu, perempuan berinisial R yang diduga merupakan istri sah pengusaha asal Lampung Tengah tersebut, sempat dihubungi media.
“Dapat informasi dari mana, Bang? Oke, nanti saya ceritakan ya, saya lagi di kantor,” kata R dalam percakapan telepon beberapa waktu lalu.
Beberapa hari kemudian, R kembali dikonfirmasi dan membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan kasus ini ke kepolisian.
“Saya juga bingung apa mau perempuan itu. Memang suaminya ada di mana selama ini? Suaminya namanya (DN), bukan? Masalah ini lagi diproses. Saya sudah buat laporan di Polres. Kalau kami laporkan ke DPRD Tubaba, nanti saya kabari ya, Bang,” terang R, Selasa (04/03/2025).
Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih terus dalam proses, dan belum ada kepastian apakah Badan Kehormatan DPRD Tubaba akan mengambil langkah tegas terkait dugaan ini. (Dirman)

















Discussion about this post