translampung.id, TANGGAMUS – Ribuan pegawai honorer di Kabupaten Tanggamus melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Tanggamus, Rabu (15/1/2025). Para honorer tersebut menuntut agar diangkat jadi PPPK Penuh Waktu dan menolak PPPK Paruh Waktu.
Dalam orasinya, para pegawai honorer juga menyayangkan adanya PPPK “siluman” di Pemkab Tanggamus. Hal itu terjadi karena ada orang yang baru bekerja selama satu tahun, namun langsung diangkat PPPK. Sementara, banyak honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun, tetapi belum diangkat jadi PPPK.
“Kami sudah capek-capek daftar, ternyata yang keterima adalah ‘siluman’. Kami sudah dari 2005 dan 2006 mengabdi, tapi sampai sekarang belum ada perubahan sama sekali. Sedangkan yang baru setahun dan jarang kerja, langsung diangkat jadi PPPK. Itu tidak adil!” seru salah satu honorer saat orasi.
Pegawai honorer lainnya menyampaikan, selama ini honorer menjadi ujung tombak Pemkab Tanggamus. Para tenaga honorer memiliki banyak jam kerja, dengan tugas-tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) banyak yang dilimpahkan ke honorer. Sayangnya para honorer dipandang sebelah mata dan tidak dihargai.
“Kami juga punya istri dan anak yang harus dinafkahi, gaji kami kecil, sementara jam kerja dan tugas kami banyak. Tolong angkat kami jadi PPPK Penuh Waktu, jangan PPPK Paruh Waktu,” ucapnya penuh haru disambut gemuruh tepuk tangan massa dalam demo yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja Tanggamus. (ayp)
















Discussion about this post