PANARAGAN (translampung.ID)–Sejumlah pedagang sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar tradisional, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, minta Pemerintah lebih intensif untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan barang.
Kelangkaan tersebut dikhawatirkan pedagang saat lonjakan sejumlah bahan pokok menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di kabupaten setempat.
Menurut Nopta (39), satu di antara pedagang di pasar tersebut mengatakan, kenaikan sejumlah harga bahan Pokok mulai terasa sejak awal Desember lalu.
“Minyak goreng kemasan yang sebelumnya seharga Rp.16 ribu kini naik menjadi Rp.18 ribu, Ayam potong dari Rp.27 ribu melonjak ke Rp.34 ribu, Tomat juga naik signifikan, dari Rp7 ribu menjadi Rp.14 ribu per kilogram, sementara telur dari Rp.26 ribu menjadi Rp.30 ribu” Katanya kepada translampung.ID pada (18/12/2024).
Sementara hal senada diungkapkan oleh Pedagang lainnya, tren kenaikan harga sembako saat ini biasanya berlanjut hingga puncak perayaan Nataru mendatang.
“Setiap tahun, menjelang Natal dan Tahun Baru, harga selalu naik. Apalagi sekarang minyak goreng kemasan mulai langka” Jelasnya.
Kendati demikian, para pedagang mencatat daya beli masyarakat hingga saat ini tetap stabil karena kebutuhan pokok ini merupakan barang yang esensial untuk kehidupan sehari-hari.
“Atas kondisi ini sejumlah pedagang berharap kepada pemerintah dapat inten untuk memastikan pasokan barang tetap terjaga upaya menghindari lonjakan harga yang lebih drastis” Imbuhnya (D)


















Discussion about this post