PANARAGAN (translampung.id)– Dengan anggaran mencapai puluhan miliar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Tahun ini prioritaskan 15 titik Jalan, 1 jembatan, dan 2 Box Culvert. Prioritas pembangunan itu berdasar hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022, serta fakta kondisi lapangan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Tubaba Iwan mursalin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Sumardi, kepada translampung.id diruang kerjanya pada (10/05/2023).
Menurutnya, pembangunan sejumlah jalan Kabupaten secara teknis memang sudah mendapatkan data di lapangan berdasarkan survei, namun pada kenyataannya semua jalan tidak bisa di cover pembangunannya karena keterbatasan anggaran.
“Berdasar hasil audiensi skala prioritas
penanganan jalan di Bina Marga Tahun 2023 ini terdapat 15 titik jalan, 2 Box Culvert dan 1 Jembatan,” katanya.
Kata dia, pekerjaan tersebut diantaranya, pembangunan jalan simpang panaragan jalan protokol yang melintasi Polres, Uluan Nughik sampai ke arah Patung Suhunan Ria dengan anggaran sekitar Rp.16,122 miliar.
Kemudian, peningkatan jalan setia agung-terang makmur Rp.8,860 miliar, yang terkoneksikan wilayah Kecamatan Gunung Terang dan Gunung Agung. Pembangunan Jalan Tiyuh Panaragan Rp.1 miliar. Dan Jalan Poros Tiyuh Karta Sari Rp.1 miliar.
Pembangunan jalan dari simpang Way Sido batas Lampung Utara mencapai Rp.2,088 miliar. Jalan Poros Tiyuh Wonokerto Rp.800 Juta. Dan Jalan Poros Tiyuh Tunas Asri mencapai Rp.897 Juta.
“Selain itu, dilakukan juga pembangunan jalan dari simpang Margodadi ke Gunung Menanti mencapai Rp.1,6 miliar. Dan Simpang Karta Raharja menuju Marga Kencana mencapai Rp.5,189 miliar,” terangnya.
Lanjut dia, untuk pembangunan di Penumangan Baru menuju Tirta Kencana mencapai Rp.1,5 miliar. Setelah itu, Simpang Setia Bumi menuju Gunung Terang Rp.2,21 miliar. Dan Mercubuana batas Tulang bawang Rp.612 juta.
Pembangunan di Marga Mulya menuju Sakti Jaya mencapai Rp.2,21 miliar. Simpang Margodadi dan Margo Mulyo mencapai Rp.1,47 miliar. Dan Simpang Tunas Jaya dan Daya Murni Rp.2,50 miliar.
“Adapun untuk Pembangunan satu unit Jembatan di Tiyuh (Desa) Tritunggal Jaya mencapai Rp.2,04 miliar. Pembangunan Box Culvert di Tiyuh Indraloka Mukti mencapai Rp.600 juta. Dan Pembangunan Box Culvert di Tiyuh Candra Kencana mencapai Rp.600 juta pula,” jelasnya.
Kata dia, ada beberapa ruas jalan yang koneksinya sangat bergantung pada jalan Provinsi, dan pihaknya selalu berkomunikasi dengan pihak Provinsi supaya lintasan bisa dibangun dengan anggaran Provinsi Lampung.
“Dari beberapa kegiatan tadi, memang sudah kita rencanakan dari tahun sebelumnya, hanya belum terealisasi karena sedang proses lelang. Dan memang prioritas kita adalah konektivitas sesuai dengan arahan dari pusat yang disampaikan Kementerian PUPR untuk mengkoneksikan antar wilayah,” ujarnya.
Dia pastikan, seluruh pembangunan Jalan, Jembatan dan Box Culvert skala prioritas tersebut akan diselesaikan dalam Tahun 2023 ini, hanya saja untuk perkerasannya sebatas bes dan rigid.
“Saya berharap kepada masyarakat Tubaba dapat bersabar dengan kondisi saat ini, jika nanti sudah dilakukan pembangunan saya minta bantuan kepada masyarakat untuk mensuport supaya hasilnya sesuai dengan apa yang kita harapkan,” imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post