Banjit (translampung.id) – Tiga Korban Tanah Longsor, Satu Warga kampung Sumber Sari kecamatan Banjit Ngadiyanto (60) dan Khotimah (31) bersama anaknya M. Diki Saputra (4) keduanya warga Juku Batu. Hingga hari ke Dua pencarian, ketiga korban masih belum ditemukan. Pencarian tersebut dilakukan oleh personil TNI/Polri, BPBD, Basarnas, relawan dan masyarakat sekitarnya, Sabtu (11/03/2023).
Kapolres Way kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kapolsek Banjit Iptu Supriyanto mengatakan, musibah tersebut terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 10.00 Wib warga Dusun Pati Kampung Sumber Sari yang berjumlah sekitar 15 orang mengadakan gotong royong perbaikan pipa air bersih yang digunakan oleh warga setempat dan sekitar nya untuk keperluan mandi cuci kaki.
“Beberapa saat kemudian terjadi tanah longsor yang menimbun 4 orang warga yang saat itu berada dilokasi gotong royong, yakni Joko Susilo (25 th) dan Agus Widodo ( 20 th), Ngadiyanto (60) dan Siran (63) tahun. Joko Susilo dan Agus Widodo berhasil diselamatkan warga, Satu korban Ngadiyanto yang sudah tertimbun masih terlihat berhasil di evakuasi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Namun saat warga hendak menyelamatkan Siran tanah kembali longsor lebih besar dan warga berlarian menyelamatkan diri”, ungkap Kapolsek Banjit ini.
Masih menurut Iptu Supriyanto, Tim penyelamat harus ekstra hati-hati, akses jalan hanya bisa dilalui sepeda motor (dengan ban motor belakang dipasangi rantai motor) untuk kendaraan roda empat tidak bisa melintas kelokasi.
“Selain itu tanah longsor kedua juga terjadi di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit pada hari Jumat sekitar pukul 08.00 Wib yang menelan dua korban jiwa yakni Khotimah (31) bersama anaknya M. Diki Saputra (4). Sejauh ini proses pencarian terhadap Tiga korban tanah longsor tersebut masih berlangsung”, terang Kapolsek Banjit ini.(Yudi)


















Discussion about this post