TRANSLAMPUNG.ID, METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, mengaku pencapaian pencocokkan dan penelitian (coklit) di wilayahnya telah mencapai 63,7 persen. Pasalnya, dari jumlah tersebut Kecamatan Metro Utara menduduki posisi tertinggi persentase pencapaian coklit.
Anggota Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Ahmad Fatoni, mengatakan untuk sementara coklit di Metro Utara telah mencapai 79,4 persen atau sebanyak 19.917 calon pemilih. Jumlah tersebut tertinggi dibandingkan daerah lainnya.
“Seperti di Metro Pusat mencapai 61,5 persen atau 27.392 calon mata pilih. Lalu, Metro Barat 55,6 persen atau 13.187 calon mata pilih, Metro Timur 57,3 persen atau 18.158 calon mata pilih dan Metro Selatan 69,0 persen atau 11.120 calon mata pilih,” terangnya, Senin (27/2/2023).
Ia menjelaskan, dalam proses Coklit pihaknya belum menemukan adanya kendala oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Hanya saja diakui Fatoni, awal proses pengenalan aplikasi yang masih membutuhkan waktu.
“Jadi agak terhambat, tapi sekarang sudah kondusif. Jadi kami tinggal nunggu saja progres dari Pantarlih-nya saja,” katanya.
Menurutnya, masyarakat cukup berperan dalam membantu dan mempermudah proses Coklit tersebut. Bahkan tidak tidak ada penolakan dari masyarakat. “Untuk di Metro alhamdulillah masyarakatnya tidak ada penolakan. Semuanya mau ketika ingin dilakukan Coklit,” tukasnya.
Diketahui, KPU tengah melakukan proses Coklit data pemilihan pemili 2024 mendatang. Proses Coklit dilakukan dengan tenggang waktu 2 Februari hingga 14 Maret 2023.(ria)



















Discussion about this post