PANARAGAN (translampung.id)– Pemerintah Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), bersama seluruh Tiyuh (Desa) dan Kelurahan Kecamatan setempat, menyepakati sejumlah program prioritas pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Camat TBT, Achmad Nazaruddin, saat dikonfirmasi media setelah kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Murenbang) Kecamatan di Balai Pertemuan Tiyuh Tirta Makmur, Kamis (02/02/2023).
“Hari ini kita menyelenggarakan Musrenbang Kecamatan dalam menyusun rencana kerja prioritas di Tahun 2024 untuk diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Dan sudah kami rumuskan ada 10 program prioritas yang kami harapkan masuk pada program pembangunan kedepan, diantaranya dimulai dari penataan jalan dua jalur beserta drainasenya di Tiyuh Panaragan,” kata Achmad Nazaruddin.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengusulkan beberapa ruas jalan penghubung antar Tiyuh terutama akses mobilisasi keluar masuknya hasil bumi atau produk lainnya.
“Kemudian, kami juga meminta agar kiranya Pemkab dapat membangun fasilitas sarana kantor Kecamatan TBT yang representatif, karena bagaimanapun TBT adalah ibukota Kabupaten dan sampai saat ini dikarenakan belum memadainya kantor dan alat-alat kelengkapan lainnya, sehingga kita belum bisa memberikan pelayanan secara optimal terutama dalam mengintegrasikan program pelayanan berbasis Digital,” jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan kebutuhan dukungan pembangunan Masjid Agung di Tiyuh Panaragan, karena sampai saat ini situasinya sangat memprihatinkan dan lambat sekali proses pembangunannya.
“Disamping infrastruktur itu, dalam penguatan Ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) kami juga sepakat untuk menekan angka stunting sebagaimana program Pusat dan Daerah dengan membuat 3 komitmen, yakni pertama sinkronisasi data stunting, kedua pemberian makanan tambahan ibu hamil, ibu menyusui, balita, batuta, dan calon pengantin, dan ketiga optimalisasi pelaksanaan program 3K1W (Kandang, Kolam, Kebun, Wisata) melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan keluarga dan menambah pendapatan keluarga,” tuturnya.
Selanjutnya, pihaknya juga akan menggencarkan pemberdayaan gerakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada, terutama dalam membantu pemasarannya seperti melalui Marketplace atau lainnya.
“Diharapkan melalui Musrenbang ini dapat menjadi langkah yang baik dalam pembangunan kedepannya agar lebih tepat sasaran dan tidak keluar dari apa yang telah menjadi Aspirasi masyarakat,” imbuhnya.
Berdasar pantauan langsung translampung.id, dalam Musrenbang Kecamatan TBT tersebut turut dihadiri Asisten III, Ketua DPRD beserta para anggota DPRD Dapil wilayah setempat, Kajari, seluruh Kepala Tiyuh dan perwakilan tokoh-tokoh di TBT, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau yang mewakili, dan tamu undangan lainnya . (D/r)


















Discussion about this post