PANARAGAN (translampung.id)–Terkait penanganan dugaan penyimpangan realisasi Dana Desa (DD) di Tiyuh (Desa) Margo Mulya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, inspektorat setempat kurang profesional.
Pasalnya, temuan dugaan penyimpangan tersebut diketahui pihak inspektorat sejak bulan Oktober 2022 lalu. Bahkan telah mengunjungi kediaman terduga pelaku eks Kepala Tiyuh, namun hingga kini masih belum mengambil sikap tegas dan masih melakukan proses audit investigasi bahkan belum memperoleh keputusan.
Menurut kepala inspektorat Prana Putra, didampingi Irban V Muslim, mengatakan.
Terkait temuan pelanggaran DD pada Tiyuh Margo Mulyo yang menjadi temuan pada Irban I di bulan Oktober lalu lantaran DD diduga ditransfer ke Rekening Pribadi Kepala Tiyuh dan adanya program ketahanan pangan yang tidak terealisasi, saat ini telah dilimpahkan ke Irban V sejak dua pekan lalu untuk diInvestigasi karena belum menemukan titik terang.
“Kita masih on proses audit investigasi, belum bisa disampaikan hasilnya bagaimana, karena prinsipnya diawal kita kedepankan penegakan hukum administrasi kepada pihak yang harus bertanggung jawab nantinya. Jika masih tidak kooperatif baru kita koordinasikan dengan pihak Aparat Penegak Hukum.” Katanya saat dikonfirmasi translampung.id, Rabu (28/12/2022).
Dia mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan, apalagi mengingat Kepala Tiyuh yang bertanggung jawab sudah Almarhum dan digantikan oleh Pj.Kepala Tiyuh.
“Kita akan minta keterangan keluarga Almarhum Kepala Tiyuh terlebih dahulu. Sebab, kita kan harus memberikan rasa keadilan juga, kita ingin pastikan dulu proses transfer tersebut dan lainnya, benar tidaknya seperti apa termasuk program yang tidak terealisasi itu bagaimana, karena tidak bisa juga serta merta bendahara yang harus bertanggung jawab.” Kilahnya.
Lanjut dia, pada pekan lalu pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Penjabat (PJ) Kepala Tiyuh dan Bendahara Tiyuh terkait.
“Besok rencana kita panggil istri Almarhum, targetnya kalau mereka semua bisa kooperatif maka masalah ini bisa selesai lebih cepat, dan ada beberapa langkah yang kita lakukan sehingga saya prakiraan dua pekan kedepan kita sudah ada kesimpulan.” Imbuhnya. (D/r)



















Discussion about this post