PANARAGAN (translampung.id)– Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi Pasar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, pada tahun 2022 telah mencapai Rp.558 juta.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, Khairul Amri, saat dikonfirmasi translampung.id, Jumat, (14/10/2022).
Dijelaskan Khairul, bahwa total target PAD dari Penerimaan Retribusi Pasar tahun 2022 di Kabupaten Tubaba ini adalah sebesar Rp.720 juta.
“Saat ini capaian target PAD kita sudah mencapai Rp.558 juta atau 77,5 persen. Dan capaian itu berdasar catatan kita hingga akhir bulan September lalu.” Katanya.
Menurutnya, melihat capaian PAD Retribusi Pasar tersebut, pihaknya optimis bahwa target PAD pada Dinas Koperindag dapat tercapai dengan baik pada tahun ini.
“Untuk diketahui, PAD Retribusi Pasar tersebut diambil dari 3 Pasar Kabupaten Tubaba, yaitu Pasar Kelurahan Panaragan Jaya, Mulya Asri, dan Dayamurni. Adapun untuk Pasar Pulung Kencana masih belum dimasukkan ke dalam Retribusi Pasar Kabupaten, karena masih tahap penyesuaian dan proses menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).” Ujarnya.
Lanjut dia, untuk jenis penerimaan Retribusi diambil dari Retribusi Pelayanan Pasar, Pasar Grosir, dan Sewa Toko.
“Kita berharap PAD dari Retribusi Pasar tahun ini dapat tercapai 100 persen atau bahkan lebih. Dan kedepannya diharapkan dapat lebih baik lagi.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post